5 Alasan WhatsApp Bukan Aplikasi Pesan Terbaik

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Whatsapp. REUTERS

    Whatsapp. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Aplikasi pesan WhatsApp sangat populer. Aplikasi berologo hijau ini memiliki lebih dari satu miliar pengguna di seluruh dunia. Namun, menurut laman businesstoday, Kamis, 3 Januari 2019, aplikasi besutan Facebook itu bukanlah yang terbaik.

    Baca juga: 2019, Sederet Ponsel Nokia Ini Tak Bisa Pakai WhatsApp Lagi

    WhatsApp masih memiliki kekurangan di beberapa area yang dilupakan dan dapat mengakibatkan keamanan privasi pengguna terancam. Berikut beberapa poin yang membuat WhatsApp bukanlah aplikasi terbaik:

    1. Menurunkan Kualitas Gambar
    Salah satu alasan utama di balik kesuksesan WhatsApp adalah kemampuannya untuk mengirim foto secara instan. Aplikasi olah pesan ini dapat meng-kompres konten. Kompresi menyebabkan tidak ada kerusakan yang terlihat dalam file gambar.

    Namun, setelah pembaruan baru-baru ini, foto-foto yang diterima melalui WhatsApp menjadi agak lebih buram dan pixelated. Sebelumnya, gambar ukuran gambar dikompres 1.024x768 dari 1.600x900 piksel. Sekarang, gambar dengan aspek rasio 16:9 menyusut menjadi 800x450 piksel. Sedangkan gambar 4:3 memiliki resolusi maksimum 800x600.

    2. Privasi
    Hal yang paling utama bagi WhatsApp adalah membuat nomor telepon terpublikasi sehingga meningkatkan beberapa masalah terkait privasi. Lebih mudah bagi sembarang orang mudah mendapatkan nomor telepon pribadi pengguna melalui WhatsApp messenger. Akan lebih baik jika WhatsApp menggunakan nama pengguna.

    3. Satu Akun Satu Perangkat
    Nasib buruk jika pengguna memiliki ponsel cerdas atau tablet, serta PC kedua. WhatsApp hanya dapat diaktifkan pada satu perangkat. Meskipun bisa menggunakan Web WhatsApp, tapi itu tidak berguna, karena ponsel harus berada di dekat PC.

    Sementara perusahaan induk WhatsApp, Facebook, atau Google dengan aplikasi Hangouts, keduanya dapat digunakan pada beberapa perangkat secara independen. Ada juga yang lebih baik yaitu Telegram, aplikasi ini dapat digunakan pada semua perangkat secara bersamaan, pesan dapat disinkronkan dengan mulus di sejumlah ponsel, tablet, atau komputer pengguna.

    4. WhatsApp Tidak Aman
    Log obrolan WhatsApp disimpan pada microSD dan dapat dengan mudah dibaca oleh aplikasi lain, karena sebagian besar orang memberikan semua akses ke aplikasi di ponsel mereka. Basis data WhatsAppp adalah basis data SQLite3 yang dapat dikonversi ke Excel untuk akses yang lebih mudah.

    Dan akhir-akhir ini WhatsApp menggunakan enkripsi untuk mengenkripsi basis data, sehingga tidak bisa lagi dibuka oleh SQLite. Tapi, itu masih bisa didekripsi menggunakan skript python atau penerjemah bahasa mesin sederhana.

    5. WhatsApp Bagikan Data Pengguna
    Kontroversi seputar Facebook dalam kasus Cambridge Analytica atau kebocoran data belum mereda. WhatsApp, sebagai bagian dari Facebook, juga harus berbagi beban. Platform ini telah kehilangan banyak kepercayaan. WhatsApp memiliki akses ke catatan panggilan dan dapat melihat gambarpengguna serta mendengarkan rekaman audio pengguna. WhatsApp juga membagikan data tersebut kepada perusahaan induknya Facebook.

    Baca juga: WhatsApp Jadi Aplikasi Teratas 2018, Diunduh 779 Juta Kali

    Simak kabar terbaru tentang aplikasi WhatsApp hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    BUSINESSTODAY | EXPRESS.CO.UK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.