Waspada Peretasan Boarding Pass, Hacker Bisa Lakukan 6 Hal Ini

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi boarding pass. (lifehacker.com)

    Ilustrasi boarding pass. (lifehacker.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan keamanan siber, Kaspersky Lab, melaporkan bahwa boarding pass yang dibagikan di media sosial rentan diretas. Contoh membagikan boarding pass di media sosial adalah hal yang sangat sering kita temui bahkan di Indonesia sendiri," ujar Territory Channel Manager Kaspersky Lab APAC Dony Koesmandarin, dalam keterangannya, Selasa, 1 Januari 2019.

    Baca juga: Rentan Diretas, Jangan Bagikan Boarding Pass di Media Sosial

    Dalam laporan itu, Kaspersky Lab menjelaskan ada beberapa hal yang mungkin dilakukan oleh para penjahat siber dengan data boarding pass. Berikut tindakan yang mungkin dilakukan pelaku kejahatan dengan data pada boarding pass:

    1. Berdasarkan nomor penerbangan, akan terlihat waktu Anda pergi dan kembali. Maka para pelaku kejahatan akan mengetahui kapan rumah Anda tidak berpenghuni dan melancarkan aksinya seperti pencurian mobil dan barang berharga lainnya.

    2. Pengaturan tempat duduk Anda pun dapat dikontrol. Ya, hanya dengan data yang tertera pada boarding pass, orang asing yang mengganggu bisa mengacak nomor kursi dan membuat kenyamanan Anda terusik.

    3. Bayangkan setibanya mendarat di tujuan pulang, tiba-tiba nama Anda tidak termasuk dalam daftar penumpang. Ternyata seseorang tidak bertanggung jawab telah menelepon maskapai atas nama Anda, mengkonfirmasi semua data pribadi dan meminta untuk pembatalan tiket.

    4. Mirip halnya dengan mengubah kursi, hanya dengan menggunakan data pada boarding pass Anda, mereka dapat mengubah tanggal penerbangan yang sudah dipesan sebelumnya.

    5. Dengan semua data Passenger Name Record (PNR) atau kode reservasi, nomor ini dapat digunakan untuk trik rekayasa sosial dan akses menuju profil Anda. Setelah pelaku kejahatan mendapat akses ke profil, ia mungkin menghabiskan semua bonus yang Anda miliki.

    6. Jika PNR termasuk nomor ponsel, itu adalah kesempatan bagi para scammer menduplikasi kartu SIM, bahkan memberikan pelakunya kesempatan untuk pembayaran online.

    Baca juga: Stasiun Madiun Terapkan Check In dan Boarding Pass Penumpang

    Simak artikel menarik lainnya seputar boarding pass hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.