Universitas Indonesia Kirim Relawan ke 3 Daerah Bencana

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perpustakaan pusat Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. TEMPO/Seto wardhana

    Perpustakaan pusat Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. TEMPO/Seto wardhana

    TEMPO.CO, Depok - Tim Universitas Indonesia (UI) Peduli mengirimkan 67 relawan ke tiga daerah yakni Banten, Lampung, dan Sukabumi. Rombongan betangkat pada 4 Januari 2019.

    Baca juga: Universitas Indonesia Minta Jokowi Resmikan Rumah Sakit UI

    "Pengiriman relawan ini terkait dengan tsunami yang menerjang pantai di Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan akibat pengaruh dari erupsi Gunung Anak Krakatau," ujar Juru bicara UI, Rifelly Dewi Astuti kepada Tempo, Senin, 7 Januari 2018.

    Pembagian logistik berupa sembako akan dilakukan di ketiga daerah bencana tersebut. "Selain sembako, logistik yang diberikan diantaranya adalah kasur, selimut, dan diaper," ujar Rifelly.

    Menurut dia, pembagian logistik terutama dilakukan di daerah Sukabumi, mengingat waktu pelaksanaan yang cukup singkat dibandingkan dua daerah lainnya. Di daerah Banten, pembagian logistik dipusatkan di Masjid Asy Syifa di daerah Tanjung Lame. "Sedangkan pusat posko UI Peduli di Banten ada di Desa Ujungjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang," ujarnya. "Di Lampung, posko dipusatkan di Desa Way Muli."

    Baca juga: Inilah 10 Kampus Hijau di Dunia Versi UI GreenMetrics

    Selain logistik, tutur dia tim UI Peduli juga melakukan aksi sanitasi dan penyediaan air bersih berupa pemasangan pompa air di beberapa titik yang memungkinkan. Di Banten, tim juga akan melakukan pemetaan zona air tsunami serta pemetaan paparan abu vulkanik oleh tim dari Departemen Geografi dan Geologi UI. "Aksi medis juga dilakukan dibantu oleh tim medis dari Fakultas Kedokteran UI," kata Rifelly.

    Tim UI Peduli yang turun kali ini merupakan gabungan relawan dari seluruh sivitas akademika UI, yaitu dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UI (DRPM UI), Resimen Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa UI, Pusat Krisis (Puskris), Kamuka Parwata Fakultas Teknik UI (KAPA FTUI), Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (K3L), serta tim dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

    Rektor UI, Muhammad Anis mengatakan bahwa UI selalu berusaha berkontribusi bagi bangsa melalui gerakan pengabdian masyarakat. "Dalam hal ini, UI Peduli adalah sebuah upaya konsisten dari kami dalam menanggapi kejadian-kejadian bencana alam di Indonesia. Dengan UI Peduli, kami ingin menunjukkan bahwa UI selalu ada untuk kepentingan bangsa dan negara," ujar Anis.

    Baca juga: UI Resmikan Gedung Pertunjukan Seni Makara Art Center

    Simak kabar terbaru dari Universitas Indonesia hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.