Praktisi Media Sosial Nukman Luthfie Meninggal Dunia

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nukman Luthfie. Kredit: Twitter

    Nukman Luthfie. Kredit: Twitter

    TEMPO.CO, Jakarta - Praktisi media sosial Nukman Luthfie meninggal dunia. Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Qotrunnada Munawaroh alias Alissa Wahid, menyebutkan kabar itu melalui akun twitternya.

    Baca: Wawancara Nukman Luthfie: Pudarnya Pamor Blog  

    "Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun. Telah berpulang ke RahmatuLlah, pakde @nukman sekitar pukul 22.15 di Yogyakarta. Akan dimakamkan di Kendal. Lahul fatihah," tulis Alisaa, Sabtu, 12 Januari 2019.

    Kabar meninggalnya co-founcer PT Agranet Multicitra Siberkom (AGRAKOM) tersebut mengalirkan ucapan belasungkawa. Di antaranya datang dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

    Anies juga mengucapkan terima kasih kepada Nukman atas sumbangsih ilmunya bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Mas @nukman. Semoga husnul khatimah," ucap Anies dalam akun twitternya.

    Sementara itu, Rudiantara mengatakan, Nukman merupakan sahabat yang senantiasa menyediakan diri untuk kepentingan bangsa. "Semoga almarhum Chief @Nukman Luthfie husnul khotimah. Teriring AlFatihah bagi almarhum," tulis Rudiantara melalui twitter.

    Selain itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengucapkan bela sungkawa. Lembaga antirasuah menilai Nukman sebagai pegiat antikorupsi.

    "Turut berduka cita atas wafatnya Nukman Luthfie @nukman seorang pegiat antikorupsi yang senantiasa melantangkan dukungan dan kritikannya terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia. Semoga diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa," tulis KPK dalam twitter resminya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Maruf Amin di Debat Pilpres 2019 Soal Ancaman Stunting

    Dalam Debat Pilpres 2019 babak ketiga, Maruf Amin mengklaim angka prevalensi stunting turun 7 persen pada 2014 - 2019. Beginilah kondisi sebenarnya.