Begini Bahayanya Kalau Apple ID Lain Masuk ke Perangkat Kita

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Apple ID. (imore.com)

    Ilustrasi Apple ID. (imore.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Jangan membiarkan sembarang orang memasukkan Apple ID mereka pada perangkat Apple Anda. Karena menurut laporan perusahaan keamanan siber Kaspersky Lab, hal tersebut dapat secara efektif melepaskan kepemilikan perangkat Anda.

    Baca juga: Apple Akan Merilis 3 iPhone Baru pada 2019

    Laporan yang dterima Tempo, Selasa, 15 Januari 2019 menjelaskan bahwa, jika seseorang yang memasukkan Apple ID itu adalah pelaku kejahatan siber, mereka tidak akan melepaskannya dengan mudah. Setelah menipu korban, mereka akan memblokir perangkat dengan menggunakan fitur 'Find My iPhone' di iCloud.

    Fitur tersebut dimaksudkan untuk mencegah orang asing membaca seluruh isi dalam ponsel yang hilang dan menampilkan kontak Anda di layar, sehingga pencari dapat menghubungi Anda dan mengembalikannya. Namun, begitu seseorang memasukkan ID Apple orang lain, iPhone akan ditambahkan ke daftar seluruh perangkat yang berhubungan dengan orang asing tersebut di iCloud. Selanjutnya, mereka dapat melakukan apa pun yang mereka kehendaki.

    Dengan demikian, fitur yang awalnya penting bagi Anda bisa berubah menjadi melayani tujuan kriminal. Pelaku kejahatan siber dapat menggunakannya untuk memblokir iPhone dan iPad dan kemudian meminta tebusan. Jadi, berhati-hatilah saat menjual perangkat bekas, jangan pernah biarkan seseorang memasukkan ID Apple ke perangkat Anda walaupun dengan tujuan jual beli.

    Baca juga: Strategi Apple Rekrut Mantan Karyawan Facebook, Ini Tugasnya

    Teknik rekayasa sosial favorit para scammers adalah mendekatkan diri dengan pengguna di forum yang berkaitan dengan Apple. Kemudian meminta untuk memasukkan Apple ID dengan berbagai alasan seperti 'ponsel saya mati, kontak saya ada di iCloud, saya harus segera menghubungi bos, bisakah saya minta bantuan?' Atau dalih apapun dengan nada meminta pertolongan.

    Bagaimana jika Anda mengetahui email dan kata sandi ID Apple para pelaku kejahatan siber, bukankah Anda bisa masuk ke versi Web iCloud dan memperbaikinya? jawabannya tidak. Akun para pelaku kejahatan dilindungi dengan otentikasi dua faktor, satu-satunya cara untuk masuk ke iCloud-nya adalah harus memasukkan kode yang dikirim ke salah satu perangkat mereka.

    Dengan kata lain, hanya mereka yang memiliki akses ke perangkat tersebut. Jadi, hanya dengan mengetahui Apple ID mereka saja tidaklah cukup. Untuk menghindarinya cukup sederhana, jangan pernah memasukkan ID Apple orang lain di perangkat Anda, bahkan jika mereka meminta dengan alasan membutuhkan pertolongan.

    Baca juga: Akhir 2018, Microsoft Lewati Apple Jadi Perusahaan Termahal

    Simak artikel menarik lainnya seputar Apple ID hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.