Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Misi Cina ke Mars 2020

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat luar angkasa Cina Chang'e 4. [ NDTV]

    Pesawat luar angkasa Cina Chang'e 4. [ NDTV]

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Hari Ini dimulai dengan topik misi Cina ke Mars 2020. Badan Antariksa Cina (CNSA) akan melakukan misi penyelidikan dengan membawa manusia menuju Mars pada 2020. Sebelumnya beberapa hari yang lalu pesawat Jade Rabbit 2 dan Chang'e 4 berhasil mendarat di Bulan.

    Baca juga: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Samsung Galaxy M Akan Rilis di India

    Selain itu, ada juga kabar seputar Apple iD. Jangan membiarkan sembarang orang memasukkan Apple ID mereka pada perangkat Apple Anda. Karena menurut laporan perusahaan keamanan siber Kaspersky Lab, hal tersebut dapat secara efektif melepaskan kepemilikan perangkat Anda.

    Juga, ada kabar soal pelanggan iPhone ganti baterai. Apple dilaporkan kebanjiran pesanan baterai pengganti untuk iPhone, dengan jumlah pesanan jauh melebihi dari yang diantisipasinya. Hal ini mengindikasikan bahwa pelanggan lebih memilih mengganti baterai smartphone lamanya ketimbang membeli iPhone baru.

    Baca juga: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Review ASUS ZenFone Max Pro M2

    Berikut tiga topik terpopuler di kanal Tekno:

    1. Sukses Mendarat di Bulan, Cina Punya Misi ke Mars 2020

    Pesawat luar angkasa Cina Chang'e 4. [ NDTV]

    Badan Antariksa Cina (CNSA) akan melakukan misi penyelidikan dengan membawa manusia menuju Mars pada 2020. Sebelumnya beberapa hari yang lalu pesawat Jade Rabbit 2 dan Chang'e 4 berhasil mendarat di Bulan.

    "Misi yang berhasil itu menandai titik balik untuk eksplorasi ruang angkasa Cina. Misi pertamanya ke Mars, Yinghuo, berakhir dengan kegagalan pada 2012 ketika pesawat ruang angkasa yang membawa wahana hancur setelah gagal memasuki orbit di sekitar Bumi," ujar wakil direktur badan antariksa Cina Wu Yanhua, seperti dilansir laman news.sky, Selasa, 15 Januari 2019.

    Namun, sekarang CNSA melaporkan bahwa misi antariksa sedang berjalan sesuai rencana, dengan pesawat ruang angkasa tersebut bekerja dengan baik setelah mendarat di sisi bulan. Keberhasilan itu membuat Cina mendapatkan gambar yang bisa dipelajari oleh para ilmuwan.

    Baca selengkapnya: Sukses Mendarat di Bulan, Cina Punya Misi ke Mars 2020

    2. Begini Bahayanya Kalau Apple ID Lain Masuk ke Perangkat Kita

    Ilustrasi Apple ID. (theverge.com)

    Jangan membiarkan sembarang orang memasukkan Apple ID mereka pada perangkat Apple Anda. Karena menurut laporan perusahaan keamanan siber Kaspersky Lab, hal tersebut dapat secara efektif melepaskan kepemilikan perangkat Anda.

    Laporan yang dterima Tempo, Selasa, 15 Januari 2019 menjelaskan bahwa, jika seseorang yang memasukkan Apple ID itu adalah pelaku kejahatan siber, mereka tidak akan melepaskannya dengan mudah. Setelah menipu korban, mereka akan memblokir perangkat dengan menggunakan fitur 'Find My iPhone' di iCloud.

    Fitur tersebut dimaksudkan untuk mencegah orang asing membaca seluruh isi dalam ponsel yang hilang dan menampilkan kontak Anda di layar, sehingga pencari dapat menghubungi Anda dan mengembalikannya. Namun, begitu seseorang memasukkan ID Apple orang lain, iPhone akan ditambahkan ke daftar seluruh perangkat yang berhubungan dengan orang asing tersebut di iCloud. Selanjutnya, mereka dapat melakukan apa pun yang mereka kehendaki.

    Baca selengkapnya: Begini Bahayanya Kalau Apple ID Lain Masuk ke Perangkat Kita

    3. Pelanggan iPhone Pilih Ganti Baterai, Pesanan Membeludak

    Seorang pria mencoba iPhone di Apple Store, Singapura, 21 September 2018. REUTERS/Edgar Su

    Apple dilaporkan kebanjiran pesanan baterai pengganti untuk iPhone, dengan jumlah pesanan jauh melebihi dari yang diantisipasinya. Hal ini mengindikasikan bahwa pelanggan lebih memilih mengganti baterai smartphone lamanya ketimbang membeli iPhone baru.

    Sejak program penggantian baterai dibuka, Apple telah mengganti 11 juta baterai, sementara normalnya biasanya dalam setahun hanya 1 juta hingga 2 juta saja, menurut laporan New York Post, Selasa, 15 Januari 2019 waktu setempat, mengutip John Gruber dari Daring Fireball yang hadir dalam pertemuan CEO Aplle Tim Cook dengan investor awal bulan ini.

    Program penggantian baterai iPhone ditawarkan Apple pada Januari hingga Desember 2018, dimana pengguna iPhone bisa memesan baterai pengganti untuk iPhone 6 dan yang lebih baru dengan harga hanya 29 dolar.

    Baca selengkapnya: Pelanggan iPhone Pilih Ganti Baterai, Pesanan Membeludak

    Selain tiga topik di atas, Anda bisa membaca berita hari ini lainnya seputar sains dan teknologi hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Konsumsi Daging Secara Global, Australia Paling Banyak

    Menurut Data Food and Agriculture Organization of the United Nation, rata-rata orang Australia mengkonsumsi 116 kg daging selama setahun.