Setelah India, Kapan Galaxy M Rilis di Indonesia?

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bocoran penampakan Samsung Galaxy M. (bytech.hu)

    Bocoran penampakan Samsung Galaxy M. (bytech.hu)

    TEMPO.CO, Jakarta - Samsung Galaxy M dirilis di India hari ini, Senin, 28 Januari 2019, seperti dilansir indiatoday. Ponsel seri terbaru Samsung itu diluncurkan untuk para generasi muda. Samsung akan bekerja sama dengan Amazon India untuk peluncuran seri Galaxy M.

    Baca juga: Lolos TKDN, Samsung Galaxy M Bakal Segera Rilis di Indonesia?

    Berdasarkan laman SamMobile, layar Infinity-V akan terpasang pada smartphone kelas menengah Galaxy M Series yang akan diluncurkan di negara Bollywood itu. Smartphone terbaru tersebut memiliki bezel yang sangat tipis dan notch berbentuk tetesan air sebagai tempat kamera depan.

    Namun, akankah smartphone Galaxy M akan hadir di Indonesia? Menurut juru bicara Samsung Electronics Indonesia, belum ada kepastian seri terbaru dari Samsung itu dirilis atau tidak di Indonesia. "Kalau M hadir, kami update ya," ujar juru bicara Samsung Electronics Indonesia kepada Tempo, melalui pesan singkat, Senin, 28 Januari 2019.

    Baca juga: 6 Fakta Samsung Galaxy M: Perang dengan Xiaomi dengan Harga

    Perangkat yang disinyalir Samsung Galaxy M telah mendapatkan sertifikat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian. Menurut laman TKDN P3DN (peningkatan penggunaan produk dalam negeri) Kemenperin, smartphone dengan model SAMSUNG SM-M205G dengan nomor sertifikat 51/ILMATE/TKDN/1/2019 bertanggal 23 Januari 2019.

    Tampaknya model tersebut adalah Galaxy M20. "Nilai TKDN: 31,10 persen," tulis laman tersebut. Nilai TKDN ialah besaran komponen lokal di dalam suatu produk. Ini berarti Galaxy M, setidaknya seri M20, tinggal dirilis di Indonesia.

    Baca juga: Samsung Galaxy M Series akan Pakai Layar Invinty-V

    Simak kabar terbaru tentang peluncuran Samsung Galaxy M hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    INDIATODAY | SAM MOBILE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.