Ikut Huawei, Galaxy S10 Punya Fitur Pengisian Nirkabel Terbalik

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Samsung Galaxy S10. Kredit: CNET.

    Samsung Galaxy S10. Kredit: CNET.

    TEMPO.CO, Jakarta - Samsung akan memberikan keempat model Galaxy S10 fitur pengisian nirkabel terbalik, sebagaimana dilaporkan Slash Gear, 27 Januari 2019. Fitur itu telah dihadirkan oleh Huawei sebelumnya pada Mate 20 Pro.

    Baca: Rilis Februari, Ini Perkiraan Harga Samsung Galaxy S10 di Eropa
    Baca: Bocoran Samsung Galaxy S10: Memori 1 TB dan RAM 12 GB
    Baca: Samsung Bocorkan Beberapa Fitur Galaxy S10

    Sebagai gambaran fitur ini adalah penggunaan USB-C untuk mengisi daya perangkat lain, termasuk tablet atau laptop kecil. Karena pengisian nirkabel hanyalah salah satu bentuk pengisian, sehingga diharapkan akan melakukan hal yang sama. Terutama mengingat betapa mudahnya menempatkan perangkat di punggung ponsel untuk mengisi daya.

    Huawei Mate 20 Pro yang dirilis akhir tahun lalu telah memiliki fitur tersebut. Versi Samsung dilaporkan akan disebut "Powershare" dan berfungsi hampir sama seperti Huawei. Anda tinggal menghidupkan fitur itu dan menempatkan perangkat yang kompatibel dengan Qi di bagian belakang ponsel Galaxy S10.

    Sementara teorinya terdengar hebat, implementasinya saat ini masih dipertanyakan. Selain risiko meluncur dari kaca belakang ponsel, pengisian nirkabel itu sendiri memberikan watt lebih rendah dibandingkan dengan pengisian kabel. Terlebih lagi bila sumber listriknya hanyalah ponsel.

    Menurut rumor, bahkan Galaxy S10 Lite yang lebih murah akan mendukung pengisian nirkabel terbalik Powershare. Model itu juga akan datang dalam lebih banyak pilihan warna, seperti kuning, putih, hitam, hijau, dan biru, dengan kuning menjadi warna khasnya.

    SLASH GEAR | ANDROID PIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.