Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Telegram Lebih Asyik dari WhatsApp

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Telegram. Lifewire.com

    Ilustrasi Telegram. Lifewire.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Hari Ini dimulai dengan topik aplikasi pesan Telegram. Aplikasi pesan Telegram dinobatkan sebagai aplikasi populer di Zimbabwe, mengalahkan WhatsApp. Menurut laman techzim, akhir pekan lalu, Telegram memiliki banyak fitur yang tidak dimiliki aplikasi besutan Facebook, WhatsApp.

    Baca juga: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Wedhus Gembel Gunung Merapi

    Selain Telegram, ada juga kabar seputar guguran lava Gunung Karangetang. Pengamat Gunung Api Karangetang, Yudia Tatipang, meminta warga yang bermukim di sekitar kali agar mewaspadai awan panas guguran Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

    Juga, ada kabar dari Xiaomi. Bocoran gambar Xiaomi Mi 9 yang akan meluncur bulan ini beredar di dunia maya. Bocoran poster itu menunjukkan smartphone andalan Xiaomi itu bakal memiliki tiga kamera di bagian belakang dan sensor sidik jari di layar.

    Baca juga: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Harga Nokia 5.1 Plus

    Berikut tiga topik terpopuler di kanal Tekno hari ini:

    1. 5 Alasan Telegram Lebih Asyik Ketimbang WhatsApp

    Kenapa Telegram Jadi Favorit Kelompok Teror?

    Aplikasi pesan Telegram dinobatkan sebagai aplikasi populer di Zimbabwe, mengalahkan WhatsApp. Menurut laman techzim, akhir pekan lalu, Telegram memiliki banyak fitur yang tidak dimiliki aplikasi besutan Facebook, WhatsApp.

    Mulai dari mode gelap yang belum dimiliki WhatsApp, hingga beberapa fitur lainnya. Ada beberapa alasan mengapa Telegram lebih baik dibandingkan WhatsApp.

    Baca selengkapnya: 5 Alasan Telegram Lebih Asyik Ketimbang WhatsApp

    2. Waspada, Guguran Lava Gunung Karangetang Berpotensi Awan Panas

    Gunung api Karangetang memuntahkan lava pijar di Siau, kepuluan Sitaro, Sulawesi Utara, 11 Mei 2015. Gunung Karangetang masih berstatus siaga level tiga. ANTARA/Fiqman Sunandar

    Pengamat Gunung Api Karangetang, Yudia Tatipang, meminta warga yang bermukim di sekitar kali agar mewaspadai awan panas guguran Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. "Pada ujung-ujung guguran/leleran lava terjadi penumpukan material vulkanik yang berpotensi terjadinya awan panas guguran," katanya di Manado akhir pekan lalu.

    Berdasarkan pengamatan yang dilakukan sekitar pukul 10.45 WITA, teramati ujung guguran atau leleran lava ke Kali Batuare sejauh lebih kurang 2.000 meter dari kawah dua (bagian utara) serta terdapat penyimpangan kejadian guguran atau leleran ke Kali Melebuhe (timur laut dari kawah dua dan sebelah timur Kali Batuare). Teramati ujung guguran atau leleran ke Kali Melebuhe sudah sejauh 2.500 meter dari kawah dua.

    Baca selengkapnya: Waspada, Guguran Lava Gunung Karangetang Berpotensi Awan Panas

    3. Bocoran Xiaomi Mi 9: 3 Kamera Utama, Sensor Sidik Jari di Layar

    Poster Xiaomi Mi 9 menunjukkan tiga kamera utama dan sensor sidik jari di layar. Kredit: Gizmochina

    Bocoran gambar Xiaomi Mi 9 yang akan meluncur bulan ini beredar di dunia maya. Bocoran poster itu menunjukkan smartphone andalan Xiaomi itu bakal memiliki tiga kamera di bagian belakang dan sensor sidik jari di layar.

    Bocoran ini berasal dari akun jejaring sosial Cina Weibo milik Manajer Produk Xiaomi, Wang Teng Thomas, namun, unggahan tersebut sudah dihapus. Situs Slash Leaks sempat mengambil tangkapan layar foto tersebut sebelum dihapus sang pemilik akun.

    Baca selengkapnya: Bocoran Xiaomi Mi 9: 3 Kamera Utama, Sensor Sidik Jari di Layar

    Selain tiga topik terpopuler di atas, Anda bisa membaca berita hari ini lainnya seputar sains dan teknologi hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Konsumsi Daging Secara Global, Australia Paling Banyak

    Menurut Data Food and Agriculture Organization of the United Nation, rata-rata orang Australia mengkonsumsi 116 kg daging selama setahun.