Kalah Sengketa Paten, iPhone Diubah Agar Bisa Masuk Jerman

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Apple akan memperkenalkan iPhone 8 varian warna merah. Kredit: Apple/The Verge

    Apple akan memperkenalkan iPhone 8 varian warna merah. Kredit: Apple/The Verge

    TEMPO.CO, Jakarta -  Apple dikabarkan akan mengubah mesin iPhone 7 dan iPhone 8 agar mereka tetap dapat memasarkan produk di Jerman setelah dilarang menjual produk di negara tersebut karena kalah dari persengketaan hak paten dari Qualcomm akhir tahun lalu.

    Baca juga: Apple Digugat Akibat Menonaktifkan Charger Lama iPhone

    Phone Arena mengutip laman WinFuture yang berbahasa Jerman, menyebutkan Apple akan membuat iPhone 7 dan iPhone 8 versi baru agar dapat dipasarkan di Jerman. Model baru ini tidak memakai envelope tracker berdaya rendah, yang menjadi sumber masalah pelanggaran paten di Jerman.

    Apple disebut sudah membuat iPhone model tersebut dengan chip envelope tracker. Envelope tracker merupakan teknologi yang digunakan untuk efisiensi baterai saat modem ponsel menyala. Menghilangkan chip lama dipandang akan menguntungkan Apple karena dapat mematahkan konsekuensi hukum yang berlaku atas kasus tersebut.

    Pengadilan di Munich melarang Apple menjual iPhone karena melanggar hak paten Qualcomm. Larangan ini berimbas pada iPhone 7, iPhone 7 Plus, iPhone 8 dan iPhone 8 Plus di negara tersebut.

    Setelah larangan tersebut, Apple menyatakan konsumen masih bisa membeli produk dari operator seluler dan 4.300an gerai di Jerman. Tiga hakim melarang Apple mengulangi pernyataan tersebut karena menimbulkan opini bahwa operator dan ritel memiliki banyak stok iPhone, padahal kenyataannya tidak demikian.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.