Grab Gandeng HOOQ Hadirkan Layanan Video on Demand

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grab menggandeng HOOQ untuk menghadirkan layanan video on-demand di aplikasinya, Rabu, 13 Februari 2019. TEMPO/Khory

    Grab menggandeng HOOQ untuk menghadirkan layanan video on-demand di aplikasinya, Rabu, 13 Februari 2019. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobile platform Grab menggandeng start-up layanan video on demand untuk menghadirkan terobosan konten video hiburan bagi pengguna Grab. Layanan transportasi online itu akan menambahkan segmen video pada aplikasinya.

    Baca: Grab Layani Lebih 2 Juta Perjalanan ke Bandara

    "Hari ini momen yang sangat historis, kami launching Grab dan HOOQ. Kerja sama ini memiliki tiga item spesial, satu ini kali digital platform bekerja sama dengan video streaming, kedua pertama di level digital streamer bekerja sama di Asia Tenggara, dan Indonesia menjadi negara pertama peluncuran ini," ujar Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, di Jakarta, Rabu, 13 Februari 2019.

    HOOQ akan terintegrasi dengan aplikasi Grab untuk menghadirkan layanan dan pengalaman menonton video streaming bagi penggunanya. Melalui aplikasi Grab, pengguna dapat menikmati konten HOOQ mulai dari Indonesia, Asia dan Hollywood, serial orisinil baru, hingga 19 free-to-air TV. Video tersebut akan mulai dinikmati oleh pelanggan kategori platinum selama 3 bulan tanpa regristrasi.

    Video online menjadi salah satu format media yang paling populer di Asia Tenggara, terdapat sekitar 80 persen masyarakat Asia Tenggara menyatakan telah menonton video online setiap harinya. Kerja sama tersebut bertujuan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang banyak berlangganan video on demand, dengan prediksi pendapatan hingga 6,5 kali menjadi US$ 390 juta pada 2022 dari US$ 60 juta pada 2017.

    "Pertama untuk para pengguna loyal atau platinum user yang rajin menggunakan Grab selama tiga bulan. Pengguna tersebut dapat program khusus tidak kurang dari 10 ribu jam, dan akan hadir untuk semua pengguna Grab. Ini luar biasa karena bersejarah. Setelah tiga bulan akan dikenakan biaya langganan sebesar Rp 100 ribu per bulan," kata Ridzki.

    Kemitraan ini diklaim akan memperluas basis pelanggan HOOQ secara signifikan, karena pengguna Grab dapat menelusuri, membayar dan memutar video langsung dari aplikasinya. Sebagai penawaran khusus, pengguna Grab dapat mengakses HOOQ selama tiga bulan, setelah melakukan pendaftaran.

    Pengguna dapat menukmati lebih dari 10 ribu jam blockbuster orisinal lokal favorit seperti Ayat-ayat Cinta 2, Yowis Ben, Danur 2, Dear Nathan dan Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak. Juga produksi orisinil lainnya seperti Cek Toko Sebelah The Series, Brata, dan Keluarga Badak.

    "Grab sendiri umurnya sudah 8 tahun, di Indonesia sekitar 7 tahun, tapi banyak sekali sejarah yang kami lakukan. Indonesia memiliki jumlah pengguna internet yang banyak, ini alasannya menjadikan Indonesia negara pertama di Asia Tenggara kami luncurkan," tutur CEO HOOQ Peter Bithos.

    Selain itu, penggemar Hollywood dapat menyaksikan serial TV terbaru yang akan tayang di hari yang sama dengan penayangan TV di Amerika Serikat, seperti Supergirl dan The Flash, serta serial favorit lainnya seperti Gotham, Arrow, DC's Legends of Tomorrow, The Mentalist, dan The Vampire Diaries.

    Simak artikel lainnya tentang Grab di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.