Rilis 20 Februari, Xiaomi Mi 9 Dipastikan Pakai Snapdragon 855

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Xiaomi Mi9, yang dipamerkan Kepala Bisnis Internasional Xiaomi, Wang Xiang, di akun twitter-nya. Mi9 akan diluncurkan pada 26 Februari 2019. (twitter/wangxiang)

    Xiaomi Mi9, yang dipamerkan Kepala Bisnis Internasional Xiaomi, Wang Xiang, di akun twitter-nya. Mi9 akan diluncurkan pada 26 Februari 2019. (twitter/wangxiang)

    TEMPO.CO, Jakarta - Xiaomi Mi 9 akan diresmikan pada Februari 20, yang berarti akan bersamaan dengan peluncuran Samsung Galaxy S10. Special Purpose Vehicle Xiaomi Xiang Wang menyatakan bahwa smartphone tersebut akan dimotori chipset terbaru dari Qualcomm.

    Baca: Xiaomi Mi 9 Dijual Mulai Rp 7,3 Juta di Cina
    Baca: Xiaomi Mi 9 Diluncurkan di WMC 2019, Ini Bocorannya
    Baca: Bocoran Xiaomi Mi 9: 3 Kamera Utama, Sensor Sidik Jari di Layar

    "Mi 9 akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 855. Ini adalah hasil kolaborasi erat antara Xiaomi dan Qualcomm berkat pusat R&D perusahaan di AS," ujar Xiang Wang, seperti dilansir laman GSM Arena, akhir pekan lalu,

    Pengaturan inti CPU 1 + 3 + 4 pada Snapdragon 855 menjanjikan peningkatan kinerja 45 persen dibandingkan 845, sementara GPU akan mengalami peningkatan 20 persen. Mesin AI diklaim tiga kali lebih cepat untuk boot.

    Chip Qualcomm tersebut akan memberikan peningkatan lain juga, seperti dukungan Wi-Fi 6 dan video HDR10 + (4K pada 60fps). Skor Geekbench awal mendukung klaim bahwa Xiaomi Mi 9 akan  lebih cepat dari pendahulunya.

    Sementara jika dilihat dari skor AnTuTu yang diposting oleh Xiaomi, keunggulan dalam kinerja mungkin bahkan lebih tinggi dari 45 persen. Postingan resmi lainnya tentang Mi 9 telah terungkap, yaitu akan memiliki warna yang cantik dan memamerkan salah satu kamera sensor 48 MP dari tiga kamera utamanya.

    Simak kabar terbaru tentang Xiaomi Mi 9 hanya di kanal Tekno Tempo.co

    GSMARENA | GEEKBENCH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.