Facebook DItuding Bocorkan Nomor Telepon Pengguna

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Penyebaran Hoax di Facebook. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

    Ilustrasi Penyebaran Hoax di Facebook. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada September 2018, Facebook menjadi sorotan karena menyalahgunakan nomor telepon yang disediakan pengguna untuk pesan otentikasi dua faktor. Kali ini tudingan muncul lkagi karena Facebook dianggap tidak memberikan opsi menolak bagi pengguna saat melakukan otentikasi.

    Hal ini membuat semua pihak di dunia bisa mendapatkan nomor Anda.

    Laman boingboing, Selasa, 5 Maret 2019, mengabarkan, Facebook semula berjanji akan menghapus keharusan menyetorkan nomor telepon setelah skandal Cambridge Analytica. Namun, yang berubah adalah Facebook sekarang mengharuskan beberapa pengguna untuk mengaktifkan otentikasi dua faktor.

    Artinya, jutaan pengguna Facebook sekarang mengekspos diri mereka pada risiko kehilangan privasi yang berpotensi serius sebagai syarat untuk mengamankan akun Facebook mereka. Seorang profesor dari University of North Carolina, Chapel Hill, yang juga aktivis hak asasi manusia, Zeynep Tufecki menulis unggahan di akun Twitter-nya.

    "Nomor telepon adalah tautan keamanan yang sangat pribadi dan penting.  Facebook  bahkan akan membiarkan Anda menjadi target iklan melalui nomor telepon," ujar Tufecki.

    BOINGBOING | THEVERGE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers: EndGame, Ronde Dua Melawan Thanos

    Tim superhero yang dipimpin Captain America akan berlaga dalam Avengers: Endgame pada April 26 2019. Inilah episode akhir dari babak Infinity Saga.