Jika Perseteruan dengan AS Berlanjut, Huawei Gunakan OS Sendiri

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ponsel terbaru Huawei Mate X dipamerkan dalam acara Mobile World Congress di Barcelona, 23 Februari 2019. REUTERS/Sergio Perez

    Ponsel terbaru Huawei Mate X dipamerkan dalam acara Mobile World Congress di Barcelona, 23 Februari 2019. REUTERS/Sergio Perez

    TEMPO.CO, JakartaHuawei, yang sedang berperkara dengan pemerintah Amerika Serikat, sudah menyiapkan Rencana B, termasuk menggunakan sistem operasi sendiri.

    “Kami sudah memiliki rencana, jika kami tidak bisa menggunakan sistem operasi mereka. Kami menyiapkan rencana B," kata Direktur Huawei Richard Yu dalam sebuah wawancara dengan Die Welt.

    Trump Akan Teken Larangan Operator AS Pakai Huawei Sebelum MWC

    Huawei memang sedang terpojok. Pemerintah AS sebelumnya mencurigai mereka dan melarang penggunaan perangkat Huawei untuk kepentingan negara karena dikhawatirkan membahayakan keamanan negara. Huawei kemudian menggugat pemerintah AS.

    South China Morning Post mengabarkan Huawei sudah menyiapkan sistem operasi miliknya tujuh tahun lalu menyusul investigasi  AS terhadap ZTE.

    Menurut Yu, Huawei masih akan menggunakan Android dan Windows. Namun jika perundingan masih alot, tanpa ragu mereka menggunakan sistem operasinya sendiri.

    Seorang juru bicara Huawei mengatakan bahwa perusahaan tidak berharap untuk menggunakan "sistem cadangan" dan bahwa mereka tidak benar-benar ingin menggunakannya.

     Panji Moulana | PhoneArena | The Verge

     

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.