Xiaomi Black Shark 2 Hadir dengan Layar OLED dari Samsung

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Xiaomi Black Shark 2 (Xiaomi)

    Xiaomi Black Shark 2 (Xiaomi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Smartphone gaming  Xiaomi Black Shark 2 resmi dirilis di Cina. Menurut laman theverge, Senin, 18 Maret 2019, ponsel pintar itu dipasang layar OLED berukuran 6,39 inci yang ditambahkan sistem sensitifitas.

    Layar OLED tersebut besutan Samsung yang ditambahkan dengan sensor sidik jari di dalam layar. Menariknya, Xiaomi menambahkan sistem kepekaan terhadap tekanan, sehingga layar cukup sensitif.

    Ponsel Gaming Xiaomi Black Shark 2 Hadir, Ini Spek dan Harganya

    Xiaomi Black Shark 2 akan hadir dalam dua varian warna yakni Frozen Silver dan Shadow Black. Smartphone baru dijual di Cina dengan harga 3.200 Yuan setara dengan Rp 6,7 juta untuk kapasitas 6GB/ 128GB dan model 12GB/ 256GB akan dihargai 4.200 Yuan atau setara dengan Rp 8,8 juta.

    Model pertama yang meluncur tahun lalu, sepertinya menjanjikan untuk menjadi pesaing ponsel gaming lain, seperti ASUS ROG dan Razer Phone. Meski Xiaomi bukan merek asing yang sering merancang smartphone kelas atas di Cina, bahkan mereka masih cukup baru ketika datang ke kancah ponsel gaming.

    Xiaomi telah mengoptimalkan tampilan ponsel untuk bermain game dengan meningkatkan akurasi warna, mengurangi layar berkedip pada kecerahan rendah, dan menurunkan latensi sentuh menjadi 43,5 ms. Black Shark 2 hadir dengan kamera belakang ganda bersensor 48 megapiksel dan 12 megapiksel, dan kamera 20 megapiksel di bagian depan.

    Seperti Razer Phone yang diluncurkan dua tahun lalu , Black Shark 2 memiliki sistem pendingin ruang uap yang dirancang untuk menjaga ponsel agar tidak terlalu panas selama bermain game. Xiaomi juga menambahkan aksesori opsional seperti pegangan genggam yang dapat dipasang di telepon.

    Simak kabar terbaru tentang smartphone game Xiaomi Black Shark 2 hanya di kanal Tekno Tempo.co

    THEVERGE | TECHRADAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.