Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Fenomena Laut Terpisah di Suramadu

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fenomena air laut terpisah di bawah jembatan Suramadu. Kredit: Instagram/Maduraholic

    Fenomena air laut terpisah di bawah jembatan Suramadu. Kredit: Instagram/Maduraholic

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang video viral air laut terpisah di bawah Jembatan Suramadu. Sebuah video viral di dunia maya memperlihatkan kondisi air laut terbelah menjadi dua bagian di Selat Madura. Video tersebut ramai dibagikan dan dikomentari oleh netizen.

    Baca: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Sumbar, Nokia 3.1 Plus
    Baca: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Harga Samsung Galaxy M10 Rp 1,7 Juta
    Baca: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Pemilik Boeing 737 MAX Terbanyak

    Selain itu, raksasa teknologi Google mengumumkan akan menghentikan secara total aplikasi Inbox by Gmail pada 2 April 2019. Juga, Microsoft tinggal menghitung bulan sebelum mengakhiri dukungan untuk sistem operasi Windows 7, tepatnya pada Januari 2020 mendatang.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Viral Air Laut Terpisah di Bawah Jembatan Suramadu, Fenomena Apa?

    Fenomena pertemuan antara air dari Samudera Atlantik dan Laut Mediterania di Selat Gibraltar. (Hidabrut.com)

    Sebuah video viral di dunia maya memperlihatkan kondisi air laut terbelah menjadi dua bagian di Selat Madura. Video tersebut ramai dibagikan dan dikomentari oleh netizen.

    Kedua bagian yang terpisah itu memperlihatkan air laut yang berbeda warna dan seperti tidak menyatu. Pada satu bagian air laut tersebut berwarna kehitaman, sementara di bagian lainnya air laut tampak berwana abu-abu. Keduanya seperti dipisahkan oleh garis.

    Video viral tersebut diunggah oleh akun instagram maduraholic. Video memperlihatkan lokasi jembatan Suramadu, lalu diarahkan ke laut di bawahnya.

    2. Google Hapus Inbox by Gmail 2 April 2019, Segera Unduh File Anda

    Inbox by Gmail (Google)

    Raksasa teknologi Google mengumumkan akan menghentikan secara total aplikasi Inbox by Gmail pada 2 April 2019. Google menyarankan penggunanya untuk beralih dengan menggunakan Gmail, sebagaimana dilaporkan laman GSM Arena, Rabu, 20 Maret 2019.

    "Saat Gmail terus membaik, kami berupaya menghadirkan fitur terbaik dari Inbox. Di Gmail baru, Anda akan menemukan alur kerja yang mirip dengan yang Anda sukai di Inbox by Gmail," tertulis dalam laman Support Google. "Dukungan untuk Inbox by Gmail akan berakhir pada 2019."

    Ketika masuk ke halaman pendaratan Inbox by Google: Google.com/inbox, Tempo disambut dengan pesan yang mengatakan "Inbox by Gmail sedang proses dimatikan", dan menampilkan hitungan mundur yang akan berakhir pada 2 April 2019.

    3. Windows 7 Tamat Riwayatnya di Awal 2020, Segera Beralih atau ...

    Windows 7. Kredit: Techradar

    Microsoft tinggal menghitung bulan sebelum mengakhiri dukungan untuk sistem operasi Windows 7, tepatnya pada Januari 2020 mendatang. Mereka meminta penggunanya untuk segera beralih ke Windows 10.

    "Semua hal baik harus berakhir, bahkan Windows 7. Setelah 14 Januari 2020, Microsoft tidak akan lagi menyediakan pembaruan keamanan atau dukungan untuk komputer personal (PC) yang menjalankan Windows 7," kata Microsoft di halaman dukungan Windows 7.

    "Tetapi Anda dapat tetap menikmati saat-saat yang menyenangkan dengan pindah ke Windows 10," tambah Microsoft.

    Lalu bagaimana apabila Anda tidak tidak beralih ke Windows 10 ketika dukungan dari Microsoft berakhir? Microsoft tidak banyak memberikan jalan keluar, kecuali meminta Anda untuk beralih ke Windows 10 atau membeli perangkat baru yang sudah menggunakan Windows 10.

    Selain tiga berita terpopuler di atas, Anda bisa membaca berita hari ini seputar sains dan teknologi hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.