Pendukung Teori Bumi Datar Merencanakan Ekspedisi ke Ujung Dunia

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kolam Don Juan di Antartika. (myantarcticaresearchtrip.blogspot.com)

    Kolam Don Juan di Antartika. (myantarcticaresearchtrip.blogspot.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Youtuber yang juga pendukung teori Bumi datar Logan Paul menyatakan keinginannya untuk melakukan perjalanan ke ujung Bumi, untuk membuktikan bahwa Bumi itu datar. Dia juga merilis sebuah film dokumenter berjudul 'The Flat Earth: to the Edge Back' yang memberikan harapan bagi yang mempercayai Bumi datar.

    "Aku menganggap diriku orang yang benar," kata Paul, seperti dilansir laman Forbes, beberapa waktu lalu. "Saya tidak malu untuk mengatakan nama saya Logan Paul. Saya akan meletakkan nama saya di luar sana (sebagai pendukung Flat Earth), tapi saya ingin tahu fakta. Fakta bahwa kita belum pernah ke Bulan selama lebih dari 50 tahun."

    Paul menyampaikan itu dalam acara Flat Earth International Conference di Denver, Amerika Serikat dan berbicara di atas panggung kepada para peserta. Dia ada di sana berbicara panjang lebar tentang bumi datar dengan pencetus Konferensi Robbie Davidson.

    Menurut Paul, faktanya Bulan telah memancarkan cahayanya sendiri. Beberapa ilmuwan terbaik tidak dapat menjelaskan gravitasi; Neil Degrasse Tyson dan Bill Nye. "Pada akhirnya, apakah mereka tahu?, Saya ingin mengeksplorasi untuk diri saya sendiri dan tetap berpikiran terbuka. Ada stigma menjadi orang yang mendukung teori bumi datar, dan jika saya akan melakukannya saya ingin tahu faktanya," kata Paul.

    Davidson (yang tidak berafiliasi dengan Flat Earth Society), yang juga akan menyelenggarakan pelayaran besar pada 2020, mengatakan bahwa pandangannya tentang Antartika didorong oleh apa yang disebutnya ilmu pasti.

    "Ketika kita melihat Antartika jika Anda mengambil sebuah bola dunia dan Anda menekannya, Antartika akan berputar di sekitar Bumi. Itu seperti pantai es dan itu sangat, sangat besar," tutur Davidson.

    Davidson tidak percaya apa pun bisa jatuh dari tepian, karena sebagian besar komunitas Bumi datar percaya bahwa mereka berada di kubah, seperti bola salju. Jadi Matahari, Bulan, dan Bintang semua ada di dalam. Ini sangat tinggi, tapi semua terkandung di dalamnya.

    Sedangkan flat-earther Jay Decasby, yang sedang dalam pengembangan untuk serial reality TV tentang Bumi datar mengatakan: "Yang harus kita lakukan untuk menutup debat ini adalah mendapatkan jarak dari pantai Antartika," lanjut Decasby.

    Itu telah dilakukan oleh pelaut awal (sebelum PBB didirikan dan membuat Perjanjian Antartika yang dasarnya membuatnya ilegal untuk eksplorasi Antartika yang independen dan pribadi).

    "Jika kita bisa pergi ke pantai Antartika dan berlayar sepanjang jalan di sekitarnya, kita akan mendapatkan jarak yang akan membuktikan bahwa itu adalah tepi luar bumi yang datar," tutur Decasby.

    Simak kabar terbaru tentang ekspedisi ujung dunia pendukung teori Bumi datar hanya di kanal Tekno Tempo.co

    FORBES | TELEGRAPH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.