Sejarah Robot, Profesor Pitoyo: Berawal dari Panggung Pertunjukan

Pitoyo Hartono, profesor bidang jaringan saraf buatan dari Chukyo University, Jepang, yang tergabung dalam tim ilmuwan Gundam Global Challange. Proyek ini akan membangun robot Gundam setinggi 18 meter. Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Ilmuwan Indonesia Pitoyo Hartono yang terlibat dalam pembuatan robot Gundam raksasa di Jepang menjelaskan bagaimana sejarah robot. Menurutnya, sejarah robot itu berawal dari sebuah panggung pertunjukan drama.

Baca: Cerita Profesor Pitoyo Tertarik Robotik: Terobsesi Doraemon

"Kata robot sendiri berasal dari kata robota, pertama kali diucapkan oleh pengarang skenario drama bernama Karel Capek, berkebangsaan Ceko-Slowakia. Ada dramanya yang berjudul Rosumovi Univerzalni Roboti, di situ dia pertama kali mengucapkan kata robota," ujar Pitoyo di kantor Nodeflux, Jakarta Selatan, Senin, 25 Maret 2019.

Robota dalam pertunjukan pada 1921 itu memiliki arti 'pekerja', jadi konsep robot dalam karya Capek itu seperti robot industri, robot yang bekerja untuk menggantikan manusia di pabrik, seperti budak.

Pitoyo yang juga profesor bidang jaringan saraf buatan di Department of Mechanics and Information, Chukyo University, Jepang, menjelaskan bahwa perkembangannya saat ini muncul semacam intellegence pada robot.

Para robot dalam cerita Capek, kata Pitoyo, dapat berkomunikasi satu sama lain dan merasa tergoda atau menjadi budak sehingga mereka memberontak dan membunuh manusia di sekililingnya. Jadi, Pitoyo berujar, cerita ini tidak berakhir dengan baik, seperti terminator, tapi terjadi 100 tahun sebelumnya.

"Konsep robot sendiri, yang seperti itu sudah lama sekali, dalam mitologi-mitologi Yunani dan Romawi sudah terentitas, yang dekat dengan robot ini yang biasanya hubungan dengan manusia tidak baik, seperti hubungan permusuhan dengan manusia," kata ilmuwan asal Surabaya itu.

Pada tahun 2000, dia melanjutkan, di Cina telah terungkap suatu alat atau kereta, yang selalu mengarah ke selatan, karena di Cina arah selatan adalah arah yang baik. Bentuknya seperti becak, yang duduk biasanya kaisar atau orang penting dan ini akan ditarik oleh manusia atau binatang.

Uniknya di mana pun manusia atau binatang penarik kereta berhenti, kursi ini akan selalu mengarah ke selatan. "Tentu saja pada waktu itu tidak ada mikroprosesor, tidak ada elektronik kompas. Ini sepenuhnya dibuat berdasarkan kontraksi mekanika, tapi bagi orang yang tidak mengerti seolah-olah itu punya kesadaran untuk selalu mengarah ke selatan, ini mungkin termasuk robot-robot pertama di dunia," tutur Pitoyo.

Pada abad 18 di Swiss, banyak muncul mainan-mainan seperti otomaton, yang menjadi awal mula penerapan teknologi pada arloji. Swiss dikenal sebagai penghasil arloji di dunia. Mainan itu biasa dimainkan oleh para bangsawan di Eropa pada saat itu.

Di Jepang, Pitoyo menceritakan, muncul robot-robot yang pada saat fase bersamaan menjadi mainan para Shogun, sebutan untuk para jenderal, robot tersebut dapat mengantarkan teh pada tamu. Pada 1970, di almamater Pitoyo, Waseda University, pertama kali dibuat robot berbentuk manusia atau humanoid yang bentuknya masih sangat kasar.

"Namun, dia mempunyai fungsi information processing, dia bisa mendengar, ada kameranya tapi masih sangat kasar. Dan untuk melangkah satu langkah dibutuhkan waktu sekitar 40 detik, biasanya setiap 10 tahun ada breakthrough baru," kata dia. "Pada 1980 kita membuat robot kedua, robot ini bisa bermain organ kalau kita taruh not balok di depan matanya, dia akan membaca not balok itu dan mengubahnya menjadi gerakan jari untuk membunyikan organ."

Sementara di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Pitoyo berujar, terdapat satu laboratorium untuk meneliti semua yang berkaitan dengan cara berjalan. Hal itu berawal pada 1970-an banyak sekali tentara Amerika yang pulang dari Vietnam tanpa membawa kakinya. "Jadi tujuan awal dari laboratorium ini adalah membuat kaki palsu, tapi dalam perkembangannya, berkembang menjadi lab robot yang sangat terkenal," tambah dia.

Pada 2000-an juga di Waseda, Humanoid Waseda sekitar 10 tahun lalu, sudah bisa melangkah dengan kecepatan yang sama dengan manusia. Pitoyo berujar bahwa dirinya bisa melihat kalau anak kecil dari lahir dan bisa berjalan kira-kira perlu waktu dua tahun. "Tapi untuk membangun robot ini kita perlu waktu 40 tahun untuk bisa berjalan," ujar Pitoyo.






Mahasiswa UGM Ciptakan Robot untuk Atasi Masalah Pohon Tumbang

4 hari lalu

Mahasiswa UGM Ciptakan Robot untuk Atasi Masalah Pohon Tumbang

Pembuatan alat tersebut menjadi langkah preventif untuk permasalahan pohon tumbang tiba-tiba.


Indonesia Terima Bantuan Robot Pengamanan KTT G20 Bali dari China

25 hari lalu

Indonesia Terima Bantuan Robot Pengamanan KTT G20 Bali dari China

Robot pemindai untuk keamanan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi(KTT G20) Bali itu senilai 80 juta yuan atau sekitar Rp172,4 miliar.


Robot Rp 32 Miliar Ini Bantu Padamkan Kebakaran Pabrik Kimia di Cilincing

32 hari lalu

Robot Rp 32 Miliar Ini Bantu Padamkan Kebakaran Pabrik Kimia di Cilincing

Robot pemadam kebakaran milik DKI Jakarta tersebut dikendalikan dengan remote control oleh seorang operator.


Robot dari Onderdil Motor Bekas Beraksi di Djogjantique Day 2022, Laku Ratusan Juta

51 hari lalu

Robot dari Onderdil Motor Bekas Beraksi di Djogjantique Day 2022, Laku Ratusan Juta

Perhelatan Djogjantique Day digelar kembali oleh Motor Antique Club (MAC) di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, DI Yogyakarta, 5-6 Agustus 2022.


Calon Robot Bulan Buatan Jerman Diuji di Gunung Api Etna

6 Juli 2022

Calon Robot Bulan Buatan Jerman Diuji di Gunung Api Etna

LRU1, salah satu tim robot yang dirancang oleh insinyur Jerman, baru-baru ini menyelesaikan uji coba di lereng gunung berapi paling aktif di Eropa.


Apa itu Film Genre Fiksi Ilmiah atau Science Fiction?

1 Juli 2022

Apa itu Film Genre Fiksi Ilmiah atau Science Fiction?

Fiksi ilmiah atau film science fiction (sci-fi) salah satu genre yang menggunakan penggambaran fenomena merujuk elemen imajinasi sains


Samsung Perkenalkan Jaringan 5G Privat Pertama, Robot NAVER Jadi Uji Cobanya

3 Juni 2022

Samsung Perkenalkan Jaringan 5G Privat Pertama, Robot NAVER Jadi Uji Cobanya

Samsung Electronics dan NAVER Cloud mengumumkan telah kolaborasi mengaktifkan jaringan 5G privat atau pribadi pertama pada Kamis, 2 Juni 2022.


Tetap Aman Ditinggal ART, Selama Ada Robot yang Pintar Bersih-Bersih Ini

3 Juni 2022

Tetap Aman Ditinggal ART, Selama Ada Robot yang Pintar Bersih-Bersih Ini

Kegiatan menjadi lebih mudah ketika ada Ecovacs Deebot X1 OMNI. Ini review Tempo ketika mencoba robot bersih-bersih ini saat Lebaran lalu.


Daftar 5 Pekerjaan yang Mungkin Segera Punah di Masa Depan

3 Mei 2022

Daftar 5 Pekerjaan yang Mungkin Segera Punah di Masa Depan

Terdapat beberapa pekerjaan yang segera akan hilang dan digantikan teknologi. Loper koran, kasir hingga pekerjaan di agen perjalanan. Kenapa?


Insinyur MIT Bikin Robot untuk Operasi Stroke Darurat

15 April 2022

Insinyur MIT Bikin Robot untuk Operasi Stroke Darurat

Para insinyur MIT hanya perlu melatih sekelompok ahli bedah saraf selama satu jam untuk menggunakan robot tersebut.