Ingin Pasang CCTV yang Terhubung dengan Wi-Fi? Ini 10 Pilihan

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua pencuri spesialis rumah kosong di Kota Bekasi, Jawa Barat terekam kamera CCTV ketika beraksi di sebuah rumah di Pondok Melati, Kota Bekasi. Dalam aksinya itu, pelaku berhasil menguras harta korban, Lambok Siringoringo bernilai 45 juta rupiah.

    Dua pencuri spesialis rumah kosong di Kota Bekasi, Jawa Barat terekam kamera CCTV ketika beraksi di sebuah rumah di Pondok Melati, Kota Bekasi. Dalam aksinya itu, pelaku berhasil menguras harta korban, Lambok Siringoringo bernilai 45 juta rupiah.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ingin memantau rumah dengan CCTV ketika sedang bepergian atau berada di ruangan lain? Membeli kamera Wi-Fi adalah cara cepat dan terjangkau untuk meningkatkan keamanan rumah.

    Kamera keamanan Wi-Fi tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, dengan set fitur dan harga yang berbeda.

    Laman digitalcameraworld, baru-baru ini, menyebutkan kamera yang terhubung ke router Wi-Fi adalah kamera paling sederhana, namun  bisa streaming rekaman ke aplikasi smartphone.

    Dengan begitu, siapapun dapat meningkatkan keamanan rumahnya, atau menginstal cara sederhana untuk mengawasi anak-anak atau kerabat lanjut usia dari ruangan lain.

    Fitur tambahan yang harus diperhatikan termasuk kamera malam inframerah, lampu banjir, deteksi gerakan, dan cara menghubungkan ke platform smart home seperti Amazon Alexa, Google Assistant dan Apple HomeKit, serta platform otomasi IFTTT. Beberapa kamera ini dirancang untuk digunakan di dalam ruangan, berikut kamera tersebut:

    1. Logitech Circle 2

    Logitech Circle 2 merupakan kamera yang ringkas dan dengan bidang pandang ekstra luas, ini adalah kamera indoor dan outdoor berfitur lengkap. Kamera memiliki resolusi 1080 piksel Full HD, dengan Night Vision. Selain itu, juga terintegrasi dengan smart home seperti Alexa,  Google Assistant, HomeKit dan IFTTT, dilengkapi penyimpanan cloud gratis selama 24 jam, audio dua arah, tapi tidak dilengkapi Local Storage.

    Logitech Circle 2 adalah kamera Wi-Fi tahan cuaca, yang dirancang untuk digunakan baik di dalam maupun di luar ruangan, dan memiliki masa pakai baterai hingga tiga bulan, berdasarkan pada dua peristiwa yang direkam setiap hari. Penggunaan yang lebih sering akan melihat penurunan ini hingga 30 hari.

    Kamera memiliki lensa 180 derajat lebar. Footage dapat dilihat langsung melalui aplikasi ponsel cerdas atau web browser, dan kamera secara otomatis merekam rekaman dan audio ke cloud ketika sebuah insiden terdeteksi.

    Platform Logitech's Circle Safe menawarkan 24 jam penyimpanan cloud secara gratis (artinya pengguna selalu dapat melihat rekaman 24 jam terakhir), kemudian opsi berbayar mulai dari US$ 3,99 Rp 55,8 ribu per bulan. Kamera tersebut dibanderol seharga 119.99 Pound Sterling setara dengan Rp 2,2 juta di toko daring Amazon.

    2. Netgear Arlo Pro 2

    Netgear Arlo Pro 2 merupakan kamera sistem keamanan luar ruang all-in-one dengan penyimpanan cloud gratis. Dengan resolusi 1080 piksel Full HD, Night Vision otomatis, dan terintegrasi smart home yang bisa bekerja dengan Alexa, IFTTT, SmartThings dan Stringify.

    Selain itu, dilengkapi penyimpanan cloud, rekaman yang dipicu oleh gerakan dan suara disimpan selama tujuh hari. Dengan audio dua arah dan tersedia penyimpanan lokal jika terhubung ke stasiun pangkalan USB yang disertakan.

    Kamera juga dilengkapi berbagai fitur tahan cuaca untuk penggunaan di luar ruangan dengan opsi penyimpanan cloud gratis. Arlo merupakan divisi kamera wifi dari Netgear. Alih-alih membeli kamera tunggal, Arlo adalah sistem yang paling mendasar mencakup dua kamera dan stasiun pangkalan.

    Setiap kamera merekam dalam resolusi Full HD 1080 piksel, dengan lensa sudut lebar 130 derajat, dan kamera malam inframerah otomatis. Kamera juga dilengkapi mikrofon dan speaker untuk audio dua arah, sehingga pengguna dapat berbicara dengan siapa pun yang melihatnya. Kamera dibanderol seharga US$ 350 setara dengan Rp 4,9 juta di toko daring Amazon.

    Baterai diklaim bisa tahan dua hingga tiga bulan, pengguna dapat membeli pengisi daya panel surya opsional untuk meniadakan kebutuhan mengisi ulang. Kamera mulai merekam ketika menangkap gerakan atau suara, dan kamera Arlo ekstra dapat dengan mudah ditambahkan ke sistem.

    3. Nest Cam Indoor

    Nest Cam Indoor menawarkan integrasi smart home. Dengan resolusi: 1080 piksel Full HD dan kamera terintegrasi dengan smart home seperti Asisten Google, Amazon Alexa, IFTTT. Selain itu dilengkapi penyimpanan cloud hingga 30 hari yang dihargai US$ 30 setara Rp 420 ribu, terdapat juga audio dua arah, tapi tidak dilengkapi Local Storage.

    Seperti namanya, ini adalah kamera yang dirancang khusus untuk penggunaan di dalam ruangan, sehingga tidak bisa digunakan untuk anti air. Memiliki desain yang lebih kompak dan estetika yang lebih cerdas. Nest adalah perusahaan rumah pintar yang dimiliki oleh Google, dan juga menjual termostat pintar, alarm asap, dan sistem keamanan rumah.

    Ada juga night vision, dengan lensa sudut lebar, lampu status sederhana sehingga pemilik tahu kapan merekam, dan digital zoom yang ditingkatkan. Kamera tidak dipasang baterai, jadi harus dicolokkan sepanjang waktu.

    Tak ada baterai membuatnya memiliki bentuk yang kecil, dengan tinggi hanya 11,4 cm dan lebar 7,3. Biaya penyimpanan cloud Nest Aware mulai dari US$ 5 setara Rp 70 ribu, sedangkan harganya US$ 189,99 setara Rp 2,7 juta di Amazon.

    4. Ring Floodlight Cam...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.