Benarkah Macan Tidak Makan Anaknya Sendiri? Jaguar Melakukannya

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nazwa dan Azwa, bayi jaguar (Panthera Onca) berusia empat bulan yang baru dilahirkan berada di kandang di Jatim Park 2, Batu, Jawa Timur, Rabu (13/11). Dengan kelahiran bayi jaguar tersebut menambah koleksi satwa  Jatim Park menjadi 5 ekor. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    Nazwa dan Azwa, bayi jaguar (Panthera Onca) berusia empat bulan yang baru dilahirkan berada di kandang di Jatim Park 2, Batu, Jawa Timur, Rabu (13/11). Dengan kelahiran bayi jaguar tersebut menambah koleksi satwa Jatim Park menjadi 5 ekor. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO.CO, Jakarta - Peribahasa boleh mengatakan, sebuas-buasnya macan, tidak akan makan anaknya sendiri. Kenyataannya, seekor jaguar yang ada di lembaga perlindungan satwa Associação Mata Ciliar di Brasil makan bayinya, yang sudah meninggal.

    Bayi jaguar itu baru berumur dua hari ketika meninggal. Laman Livescience, 5 April 2019, menulis tentang seekor jaguar yang tega makan anaknya sendiri itu, meski sudah dalam keadaan mati.

    Mengapa induk bisa memakan anaknya? Sulit dikatakan, karena masih banyak yang harus dipelajari tentang bagaimana jaguar berlaku seperti itu meski hidup di penangkaran, kata Howard Quigley, direktur eksekutif Program Jaguar dan direktur eksekutif ilmu konservasi untuk Panthera, sebuah organisasi konservasi kucing liar global.

    "Saya sudah mempelajari jaguar selama 25 tahun di alam liar, dan kami masih belum tahu banyak hal," kata Quigley kepada Live Science.

    "Kami masih belum benar-benar mengikuti jaguar ke sarang mereka. Kami tidak tahu apakah (induk memakan anaknya sendiri) terjadi di alam liar." 

    Meskipun berakhir mengerikan, kelahiran si anak masih menjadi alasan untuk dirayakan. Ini adalah anak jaguar pertama yang dilahirkan melalui inseminasi buatan, demikian laporan Cincinnati Zoo & Botanical Garden, yang para ahlinya ambil bagian dalam upaya ini.

    Ibu si bayi, jaguar liar (Panthera onca) bernama Bianca, adalah satu dari lima jaguar yang diinseminasi buatan pada bulan November 2018.

    Staf kebun binatang menggunakan video jarak jauh untuk memantau ibu dan bayi pertama kali setelah anak itu lahir pada 16 Februari 2019. Awalnya, Bianca "menunjukkan perawatan dan menyusui seperti ibu yang sangat baik" dan anaknya tampak kuat, kata staf kebun binatang.

    Tapi kemudian, anak itu mati. Tidak jelas apakah Bianca membunuhnya atau apakah anaknya mati karena sebab lain. Bianca tidak membuang waktu, segera melahap keturunannya.

    Jika anaknya mati karena sebab lain, kemungkinan Bianca melihat tubuhnya sebagai makanan, yang bisa menjelaskan mengapa dia memakannya, kata Quigley.

    "Ini menjijikkan bagi kami, tetapi bukan hal yang aneh bagi pemangsa melihat tubuh itu sebagai makanan potensial," katanya.

    Bukan hal yang aneh bagi kucing besar lainnya untuk membunuh bayi binatang, meskipun biasanya bukan anaknya sendiri. Singa Afrika (Panthera leo) kemungkinan merupakan hewan yang paling terkenal dalam melakukan pembunuhan bayi.

    Kebiasaan ini juga terjadi pada puma, lynx, dan macan tutul, demikian sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Acta Ethologica.

    Terkadang, jika seekor anak mati karena sebab lain, induknya akan memakannya. Kasus serupa terjadi pada singa gunung berusia 3 bulan yang hidup bersama induk dan dua saudaranya, kata Quigley.

    Anak singa, yang dipasang alat pemantau di lehernya, itu mati karena wabah dan ketika peneliti datang untuk memeriksa penyebab kematiannya, melihat bahwa ibu induk saudara kandungnya sedang memakan tubuhnya.

    Bagi hewan-hewan liar ini, "itu dilihat bukan sebagai ikatan emosional yang Anda miliki dengan seorang anak, tetapi lebih pada kebutuhan biologis makanan," kata Quigley.

    Jadi, bagaimana dengan jaguar? Ada beberapa kasus pembunuhan bayi yang didokumentasikan. Sebagai contoh, para peneliti menemukan sisa-sisa anak jaguar dalam isi perut jaguar jantan dewasa yang diburu di Venezuela, menurut penelitian tahun 2017. Dalam contoh lain, seorang jaguar jantan membunuh dua anaknya yang laki-laki di Brazil.

    Namun, tidak ada kasus yang diketahui tentang seorang induk yang membunuh dan memakan anaknya sendiri seperti kasus Jaguar di Brasil ini, kata Quigley.  

    LIVE SCIENCE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.