Bos Qualcomm Masih Ingin Kerja Sama untuk Apple iPhone 5G

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • iPhone XS. TEMPO/Khory

    iPhone XS. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun Apple dilaporkan memiliki masalah mengenai modem 5G untuk iPhone 2020 dari Intel atau vendor lain, bos Qualcomm dikabarkan sedang menunggu informasi permintaan Apple tentang modem 5G.

    Baca: Qualcomm dan Samsung Menolak Jual Modem 5G ke iPhone Apple
    Baca: iPhone 5G Diperkirakan Tak Akan Hadir Sampai 2021

    "Kami masih di San Diego, mereka memiliki nomor telepon kami," kata Presiden Qualcomm Cristiano Amon kepada Axios, dilansir laman Apple Insider, baru-baru ini. "Jika mereka menelepon, kami akan mendukung mereka."

    Namun Amon tidak memberikan komentar tentang apa yang sudah dilakukan Apple terkait permasalahan paten. Menurutnya, semakin lama perusahaan itu menunggu untuk meluncurkan perangkat 5G, semakin tinggi tantangannya, mungkin merujuk pada ponsel dan tablet yang bersaing, contohnya Galaxy S10 5G yang dalam waktu dekat dirilis.

    Komentar tersebut mengikuti sebuah laporan yang mengatakan bahwa Apple masih berusaha untuk mendapatkan modem 5G dari Intel. Namun, chip milik Intel, XMM 8160 telah melewatkan beberapa tenggat waktu pengembangan.

    Qualcomm sudah memiliki modem 5G yang ditawarkan, tapi Apple telah menghindarinya mengingat perang hukum global antara kedua perusahaan yang dimulai pada 2017. Hampir semua iPhone sekarang menggunakan modem 4G buatan Intel.

    Apple dilaporkan sedang mengerjakan chip 5G miliknya di bawah pengawasan senior Vice President Teknologi Perangkat Keras Johny Srouji. Proyek ini dikatakan memiliki antara 1.200 hingga 2.000 insinyur, beberapa dari mereka direkrut dari Intel dan Qualcomm, tapi mungkin harus menunggu hingga 2021 untuk mengirimkan produk.

    Simak kabar terbaru tentang Qualcomm, Apple dan iPhone 5G hanya di kanal Tekno Tempo.co

    APPLEINSIDER | AXIOS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.