Pembaruan WhatsApp, Bisa Kirim 30 File Audio Sekaligus

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pengguna WhatsApp. Reuters/Dado Ruvic

    Ilustrasi pengguna WhatsApp. Reuters/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta - WhatsApp beta meluncurkan berbagai perbaikan fitur pengiriman pesan audio baru. Kini pengguna dapat mengirim 30 file audio sekaligus, demikian dikutip dari laman indianexpress, Kamis, 11 April 2019.

    WhatsApp Akan Hadirkan Fitur Blokir Pesan yang Diteruskan

    WhatsApp telah meluncurkan pembaruan pengiriman pesan audio dalam pembaruan beta 2.19.97. Pembaruan itu memungkinkan pengguna untuk memilih sebanyak 30 file audio untuk dikirim dalam satu waktu.

    Dalam pembaruan ini, WhatsApp telah merombak total tampilan antar muka pesan audio. Menurut laman androidpolice, perubahannya sangat mengesankan, selain desain yang diperbarui, antar muka secara fungsional lebih baik.

    File audio yang tersedia secara lokal muncul dengan durasi dan ukurannya. Sebuah bulatan di sebelah kiri, begitu Anda klik, akan memutar isi audio selama beberapa detik. Ini memungkinkan pengguna dengan cepat melihat pratinjau audio sebelum mengirimnya, sehingga tidak membagikan sesuatu yang tidak kita kehendaki.

    Aplikasi besutan Mark Zuckerberg itu juga dilaporkan sedang menguji fitur dalam pembaruan beta terbaru yang memungkinkan admin grup menghentikan pesan yang sering diteruskan untuk dikirim dalam grup.

    Menurut laporan itu, pembaruan beta WhatsApp 2.19.97 menghadirkan antarmuka baru untuk pemilih audio tempat pengguna dapat memutar file audio sebelum memilih untuk dikirim. Pembaruan mendukung pratinjau audio dan pratinjau gambar (jika tersedia album) tanpa mempengaruhi proses pemilihan. 

    INDIANEXPRESS | ANDROIDPOLICE | WABETAINFO 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.