Ada Alokasi Waktu, Perhatikan Cara Pengisian UTBK SBMPTN 2019

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi UTBK (ujian tulis berbasis komputer). TEMPO/Prima Mulia

    Ilustrasi UTBK (ujian tulis berbasis komputer). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2019 menerapkan batas waktu pengisian tes bagi peserta. Ada sub-test misalnya yang harus diisi dengan alokasi waktu tertentu. “Harus diselesaikan dulu, baru bisa beralih ke lembar berikutnya,” kata Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo Widyobroto, Jumat, 12 April 2019.

    Baca: Ikut UTBK di Bandung? Ini Lokasi Rawan Macet

    Menurutnya ada perintah yang harus dikerjakan peserta sebelum masuk ke soal ujian. Misalkan terkait dengan jenis tes pertama tentang potensi skolastik. “Itu ada empat sub-test, masing-masing ada waktunya. Sebelum 30 detik waktu habis, soal akan beralih ke sub-tes berikutnya,” ujarnya.

    UTBK terdiri dari dua jenis tes. Pertama Tes Potensi Skolastik (TPS). Tes ini menurut panitia LTMPT untuk mengukur kemampuan kognitif peserta. Kemampuan yang dinilai meliputi penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal khususnya di pendidikan tinggi.

    Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum serta kemampuan memahami bacaan dan menulis. Adapun tes kedua yaitu Tes Kompetensi Akademik yang mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan seseorang agar dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi.

    TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran di sekolah. “Penekanan tes pada High Order Thinking Skills (HOTS),” kata Koordinator Bidang Implementasi di Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT) Arry Bainus.

    Peserta ujian terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian pelajaran matematika, fisika, kimia, dan biologi. Sementara kelompok ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) bermateri ujian pelajaran matematika, geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi.

    Peserta diminta membawa alat tulis, kartu identitas, dan kartu tanda peserta ujian. Memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan 15 menit sebelum UTBK dimulai. Peserta yang terlambat hanya bisa masuk setelah mendapat izin dari pengawas.

    Dilarang membawa alat komunikasi elektronik, jam tangan, dan kalkulator ke ruang ujian. Tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di tempat yang ditentukan. Setelah mengisi daftar hadir, peserta melakukan latihan ujian UTBK sesuai waktu yang disediakan.

    Saat mengerjakan UTBK, peserta diminta membaca lengkap petunjuk pengerjaan lalu memasukkan nomor peserta dan PIN ujian yang disediakan. Menjawab butir soal dengan mouse begitu pun penggantian jawabannya. Soal-soal yang belum dijawab bisa ditandai dengan warna merah.

    Selama UTBK peserta dilarang menanyakan soal kepada siapa pun, bekerja sama dengan peserta lain, memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal ujian. Larangan lain soal pergantian peserta dengan orang lain.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.