BPPT: Saling Klaim Menang Tak Terjadi Jika Pakai e-Pemilu

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi e-Pemilu, para pemilih membawa e-KTP untuk memilih calon pemimpinnya. Kredit: Humas BPPT

    Ilustrasi e-Pemilu, para pemilih membawa e-KTP untuk memilih calon pemimpinnya. Kredit: Humas BPPT

    TEMPO.CO, Jakarta - Kubu pasangan Joko Widodo- Ma'aruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno  saling mengklaim menang Pilpres 2019 berdasarkan quick count. Hal itu tidak akan terjadi jika pemilihan menggunakan e-Pemilu.

    Menurut Kepala Program e-Pemilu BPPT Andrari Grahitandaru dengan menggunakan e-Pemilu, hasil bisa langsung didapatkan. "Dengan e-Pemilu, hasilnya rill langsung diperoleh, dikirim langsung dari TPS," ujar Andrari kepada Tempo, Kamis, 18 April 2019.

    BPPT: e-KTP Bisa Dijadikan Alat Verifikasi e-Pemilu  

    Dalam hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin, berhasil memenangkan pemilihan presiden 2019 mengalahkan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dengan selisih sekitar 9 persen.

    Merujuk hasil hitung cepat Indo Barometer, dengan total suara masuk 97,33 persen, pasangan Jokowi-Ma'ruf mampu meraih 54,52 persen. Sementara Prabowo-Sandiaga 45,48 persen.

    "Dengan menggunakan e-Pemilu, hasil akan terkapitulasi otomatis per kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, Provinsi dan nasional," kata Andrari. "Sampai saat ini e-Pemilu digunakan di pemilihan kepala desa, sudah sekitar 1000 desa, di 18 kabupaten. Dan masyarakat merasakan kemudahan tersebut dalam memilih".

    Namun, penerapan e-Pemilu di Indonesia terkendala oleh aturan. Andrani melanjutkan bahwa, untuk penerapan e-Pemilu, aturannya harus masuk ke dalam undang-undang dulu, kemudian operasionalnya dalam bentuk Peraturan KPU.

    "Di Undang-Undang Pilkada sudah ada, tapi PKPU-nya belum ada. Di RUU pemilu (untuk pileg dan pilpres 2019) sudah ada, tapi ketika disahkan jadi UU, pasal-pasal pemilu elektronik hilang semua," tutur Andrari.

    Berita lain tentang Pilpres dan e-Pemilu bisa Anda simak di TEMPO.CO.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.