Asteroid Seukuran Rumah Melintas Dekat Bumi

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi asteroid di dekat bumi. spaceflightinsider.com

    Ilustrasi asteroid di dekat bumi. spaceflightinsider.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah asteroid seukuran rumah melewati Bumi dalam jarak paling dekat dibandingkan batuan ruang angkasa lainnya untuk sisa tahun ini, sejauh yang dapat diketahui sampai saat ini.

    Baca: Ini Bukti Hantaman Asteroid Pemunah Dinosaurus 65 Juta Tahun Lalu

    Dinamai 2019 GC6, asteroid itu ditemukan oleh Catalina Sky Survey NASA dekat Tucson, Arizona, Selasa, 9 April 2019, sembilan hari sebelum melewati Bumi. Batu raksasa itu melakukan pendekatan terdekat Kamis pagi, 18 April 2019, pukul 2:41 pagi EDT (0641 GMT), ketika ia melintas pada jarak yang aman sekitar 136.000 mil (219.000 kilometer), atau sedikit lebih dari setengah jarak rata-rata antara Bumi dan bulan.

    Pada saat itu, asteroid tersebut melaju dengan kecepatan relatif sekitar 12.600 mph (20.300 km/jam), menurut Jet Propulsion Laboratory NASA. NASA memperkirakan bahwa batuan antariksa yang melaju itu memiliki lebar hingga 98 kaki (30 meter).

    NASA telah mengklasifikasikan 2019 GC6 sebagai obyek dekat-Bumi (NEO) yang berpotensi berbahaya, tetapi itu tidak berarti bahwa Bumi dalam bahaya ketika ia melintas.

    NASA menggunakan istilah itu untuk NEO yang datang dalam jarak 5 juta mil (8 juta km) dari orbit Bumi dan cukup besar untuk menyebabkan kerusakan signifikan di Bumi, menurut Kantor Koordinasi Pertahanan Planet NASA.

    Namun, fakta bahwa banyak asteroid tidak terdeteksi hingga menit terakhir - atau bahkan setelah mereka terbang dekat dengan planet kita - membuat definisi longgar NASA tentang obyek yang berpotensi berbahaya tampak sedikit kurang meyakinkan.

    Asteroid terdekat tahun ini terjadi sehari sebelum para astronom pertama kali mendeteksi asteroid itu, bernama 2019 FC1. Batu luar angkasa itu, ketika terbang pada tanggal 28 Maret, pada jarak 64.102 miles (103.162 km), menurut EarthSky.org.

    Untuk membantu menjaga Bumi tetap aman, NASA dan organisasi lain di seluruh dunia terus-menerus memindai langit untuk mencari ancaman baru, membuat katalog setiap batu ruang angkasa di dekat orbit Bumi dan mempelajari cara-cara baru untuk menghentikan asteroid yang menuju Bumi sebelum terjadi bencana.

    SPACE | EARTHSKY.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?