18 Prediksi Kontroversial Sejak Hari Bumi Pertama 1970

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjuk rasa membawa hasil bumi ketika mengikuti aksi yang diiprakarsai oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) di depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018. Aksi memperingati hari HAM Internasional tersebut menuntut  pemerintah menyelesaikan persoalan pejuang lingkungan hidup. ANTARA/Dede Rizky Permana

    Pengunjuk rasa membawa hasil bumi ketika mengikuti aksi yang diiprakarsai oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) di depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018. Aksi memperingati hari HAM Internasional tersebut menuntut pemerintah menyelesaikan persoalan pejuang lingkungan hidup. ANTARA/Dede Rizky Permana

    12. Paul Ehrlich menimpali pendapat Commoner dengan memprediksi pada 1970 akan terjadi polusi udara. "Pasti akan mengambil ratusan ribu jiwa dalam beberapa tahun mendatang saja," kata Ehrlich. Hal itu membuat skenario di mana 200.000 orang Amerika akan mati pada 1973 selama bencana asap di New York dan Los Angeles.

    13. Paul Ehrlich juga memperingatkan dalam Audubon edisi Mei 1970 bahwa senyawa kimia kristal yang tidak berwarna (DDT) dan hidrokarbon terklorinasi lainnya secara substansial mengurangi harapan hidup orang yang lahir sejak 1945.

    Ehrlich juga memperingatkan bahwa orang Amerika yang lahir sejak 1946, memiliki harapan hidup hanya 49 tahun. "Jika pola saat ini berlanjut harapan akan mencapai 42 tahun pada 1980, ketika itu mungkin naik level," kata Ehrlich. Namun menurut laporan CDC terbaru , usia harapan hidup di AS adalah 78,8 tahun.

    14. Ekologis Kenneth Watt menyatakan bahwa: "Pada 2000, jika tren saat ini terus berlanjut, kita akan menggunakan minyak mentah pada tingkat seperti itu, dan tidak akan ada lagi minyak mentah. Anda akan pergi ke tempat pompa dan berkata, 'Isi' dan dia akan berkata, 'Saya sangat menyesal, tidak ada'."

    15. ilmuwan di National Academy of Sciences Harrison Brown, menerbitkan grafik di Scientific American yang melihat cadangan logam dan memperkirakan manusia akan benar-benar kehabisan tembaga tak lama setelah tahun 2000. Timbal, seng, timah, emas, dan perak akan pergi sebelum tahun 1990.

    16. Senator Gaylord Nelson menulis dalam Look that, bahwa Dillon Ripley, sekretaris Smithsonian Institute, percaya bahwa dalam 25 tahun, antara 75 dan 80 persen dari semua spesies hewan hidup akan punah.

    17. Pada 1975, Paul Ehrlich kembali meramalkan bahwa karena lebih dari sembilan persepuluh dari hutan hujan tropis asli akan dihilangkan di sebagian besar wilayah dalam 30 tahun ke depan. Diperkirakan setengah dari organisme di daerah itu akan lenyap bersamanya.

    18. Kenneth Watt juga memperingatkan tentang Zaman Es yang tertunda dalam pidatonya. "Dunia telah sangat dingin selama sekitar dua puluh tahun," kata dia. "Jika tren saat ini terus berlanjut, dunia akan menjadi sekitar empat derajat lebih dingin untuk suhu rata-rata global pada 1990, tapi sebelas derajat lebih dingin pada tahun 2000. Ini sekitar dua kali lipat dari yang diperlukan untuk membuat kita memasuki zaman es".

    Simak kabar terbaru tentang prediksi kondisi Bumi dan peringatan Hari Bumi hanya di kanal Tekno Tempo.co

    BERBAGAI SUMBER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.