Pakar Keamanan Siber: Anak-anak Beli Identitas Palsu di Dark Web

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hacker sedang menjual identitas digital di dalam dark web. mic.com

    Ilustrasi hacker sedang menjual identitas digital di dalam dark web. mic.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pakar keamanan siber, Lisa Good, mengatakan bahwa banyak anak mulai dari usia 10 tahun mengakses dark web atau web gelap melalui aplikasi Vault secara tersembunyi.

    Baca: Identitas Digital Dijual Hacker di Dark Web Seharga Rp 745 Ribu

    "Web gelap itu tersedia. Untuk apa anak pergi ke sana, agar mereka bisa membeli kartu identitas palsu untuk masuk ke pesta dan klub tempat mereka bisa membeli alkohol dan narkoba," ujar Lisa Good, dikutip laman valleynewslive, Senin, 22 April 2019. Mereka bahkan dapat menyewa peretas untuk mengubah harganya."

    Aspek yang lebih mengerikan dari dark web termasuk membeli senjata api - bahkan pembunuh bayaran - jika anak itu tersandung sebuah masalah. Hal yang menakutkan tentang aplikasi rahasia, dan apa yang orang tua tidak sadari, adalah bahwa orang tua menyadari bahwa aplikasi itu adalah aplikasi biasa.

    "Itu bisa berupa kalkulator, aplikasi musik, aplikasi obrolan. Yang terbaru saat Natal adalah aplikasi navigasi, jadi aplikasi ini berfungsi sebagaimana mestinya, tapi mereka juga memiliki sisi gelap yang menyeramkan," kata Lisa Good.

    Namun, Lisa Good melanjutkan bahwa ada tiga tanda-tanda anak Anda mungkin menyembunyikan aplikasi ini. Hal pertama adalah jika mereka menyembunyikan layar mereka atau menggoyangkan ponsel mereka ketika Anda datang ke kamarnya.

    Jika mereka menggoyangkan ponsel mereka, Lisa Good berujar, atau membalikkannya di atas meja, Anda berjalan untuk dan mengatakan: "biarkan saya melihat telepon Anda," yang akan Anda lihat adalah iTunes atau browser web mereka.

    "Ini berarti mereka menggunakan fitur tutup darurat pada aplikasi rahasia. Tanda kedua akan menolak untuk menyerahkan kata sandi atau membiarkan Anda melihat melalui telepon mereka," tutur Lisa Good.

    Dan yang ketiga adalah mereka memiliki dua jenis aplikasi yang sama - dua kalkulator, dua aplikasi obrolan. Di situlah mereka biasanya menyembunyikan.

    Namun harus waspada juga, karena banyak dari aplikasi ini juga memiliki fungsi umpan. Artinya anak-anak dapat memberikan kata sandi palsu untuk menunjukkan mereka tidak menyembunyikan apa pun, padahal kenyataannya, mereka tidak jujur.

    "Kita semua ingin mempercayai anak-anak kita, tapi jangan mengandalkan mereka untuk mengatakan bahwa mereka memiliki aplikasi rahasia," kata Lisa Good. "Yang benar-benar harus Anda lakukan adalah mengambil ponsel mereka, buka app store di ponselnya dan mengetik 'app vault' atau 'sembunyikan foto' dan apa pun yang muncul terpasang berarti Anda memiliki masalah. Mereka menyembunyikan sesuatu."

    Lisa Good menambahkan, untuk memastikan agar jalur komunikasi tetap terbuka antara Anda dan anak tentang kemungkinan konsekuensi yang menghancurkan kehidupan yang bisa dimiliki aplikasi itu. "Periksa ponsel mereka secara teratur dan terlibat dalam kehidupan mereka - jadilah orang tua yang baik," ujar Lisa Good.

    Simak artikel lainnya tentang dark web di kanal Tekno Tempo.co.

    VALLEYNEWSLIVE | PEW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?