Anak Larang Orang Tua Lihat Ponselnya? Pakar: Saatnya Waspada

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak main ponsel pintar. (Shutterstock.com)

    Ilustrasi anak main ponsel pintar. (Shutterstock.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tahukah Anda apa yang sedang dilakukan anak-anak Anda saat online? Jika Anda masuk kamarnya, dia tiba-tiba menggoyang ponselnya atau menutupinya dari Anda, ini saatnya Anda waspada.

    Pakar keamanan siber, Lisa Good, mengatakan bahwa banyak anak mulai dari usia 10 tahun di Amerika mengakses web gelap melalui aplikasi vault tersembunyi.

    "Web gelap itu benar ada. Untuk apa anak pergi ke sana, agar mereka bisa membeli kartu identitas palsu untuk masuk ke pesta dan klub tempat mereka bisa membeli alkohol dan narkoba," ujar Lisa Good, dikutip laman valleynewslive, Senin, 22 April 2019. "Mereka bahkan dapat membeli tugas sekolah atau menyewa peretas untuk mengubah nilai pelajarannya".

    Aspek yang lebih mengerikan dari web gelap bisa termasuk membeli senjata api - bahkan pembunuh bayaran - jika anak itu tersandung sebuah masalah. Hal yang menakutkan tentang aplikasi rahasia, dan apa yang orang tua tidak sadari, adalah aplikasi itu tampak seperti aplikasi biasa.

    "Itu bisa berupa kalkulator, aplikasi musik, aplikasi obrolan. Yang terbaru saat Natal adalah aplikasi navigasi, jadi aplikasi ini berfungsi sebagaimana mestinya, tapi mereka juga memiliki sisi gelap yang menyeramkan," kata Lisa Good.

    Lisa Good mengatakan, bahwa ada tiga tanda-tanda anak Anda mungkin menyembunyikan aplikasi ini. Hal pertama adalah jika mereka menyembunyikan layar mereka atau menggoyangkan ponsel mereka ketika Anda masuk kamarnya.

    Menurut Good, jika mereka menggoyangkan ponsel atau membalikkannya di atas meja, maka yang akan muncul di layar smartphone adalah iTunes atau browser web mereka.

    "Ini berarti mereka menggunakan fitur tutup darurat pada aplikasi rahasia," kata Good.

    Tanda kedua seorang anak menggunakan aplikasi rahasia adalah mereka akan menolak untuk menyerahkan kata sandi atau membiarkan orang tua membuka ponselnya.

    Dan yang ketiga adalah mereka memiliki dua jenis aplikasi yang sama - dua kalkulator, dua aplikasi obrolan. Di situlah mereka biasanya menyembunyikan aplikasi rahasia.

    Namun harus waspada juga, karena banyak dari aplikasi ini juga memiliki fungsi umpan. Artinya anak-anak dapat memberikan kata sandi palsu untuk menunjukkan mereka tidak menyembunyikan apa pun, padahal kenyataannya, mereka tidak jujur.

    "Kita semua ingin mempercayai anak-anak kita, tapi jangan mengandalkan mereka untuk mengatakan bahwa mereka memiliki aplikasi rahasia," kata Lisa Good. 

    "Yang benar-benar harus Anda lakukan adalah mengambil ponsel mereka, buka app store di ponselnya dan ketik 'app vault' atau 'hide photos'. Jika muncul aplikasi terpasang berarti Anda memiliki masalah. Mereka menyembunyikan sesuatu".

    Lisa Good menambahkan, untuk memastikan anak tidak menggunakan aplikasi gelap itu, maka mau tidak mau, Anda harus lebih ketat melakukan pengawasan. "Periksa ponsel mereka secara teratur dan terlibat dalam kehidupan mereka - jadilah orang tua yang baik," ujar Lisa Good.

    VALLEYNEWSLIVE | PEW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.