4 Aplikasi Kesehatan Ini Disetujui Pemerintah AS, Apa Saja?

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pemeriksaan kesehatan jantung. Shutterstock

    Ilustrasi pemeriksaan kesehatan jantung. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Meningkatnya penggunaan smartphone, membuat startups kesehatan mengambil keuntungan dari aplikasi untuk meningkatkan perawatan pasien. Meskipun berguna, banyak dari aplikasi kesehatan yang tidak dilengkapi penelitian dan uji klinis yang mendukung klaim mereka.

    Untuk mengatasinya, Departemen Kesehatan Amerika Serikat atau FDA telah turun tangan untuk meninjau dan menyetujui aplikasi yang memenuhi syarat. FDA menerapkan pendekatan yang berpusat pada keamanan yang sama untuk menyetujui aplikasi seperti halnya perangkat medis lainnya, demikian dilansir laman docwirenews, baru-baru ini.

    Situs FDA mengklaim bahwa yang disetujui adalah aplikasi untuk digunakan sebagai aksesori perangkat medis yang diatur, atau yang mengubah sistem seluler menjadi perangkat yang diatur. FDA menekankan perlunya peninjauan aplikasi yang menimbulkan risiko lebih besar bagi pasien.

    Untuk menampilkan beberapa aplikasi industri paling andal, berikut daftar empat aplikasi kesehatan yang disetujui oleh FDA:

    1. MyDose Coach

    MyDose Coach merupakan aplikasi smartphone yang dirancang untuk pasien diabetes tipe 2 atau yang menggunakan insulin sekali sehari. Aplikasi memungkinkan pelacakan kadar glukosa darah dan dijadikan sebagai bantuan untuk memberikan rekomendasi penyesuaian dosis insulin berdasarkan rencana penyedia layanan kesehatan.

    Meskipun aplikasi penghitungan dosis insulin banyak tersedia, penelitian sebelumnya menemukan bahwa 46 aplikasi ini tidak melakukan pekerjaan mereka dengan akurat. Didukung oleh persetujuan FDA, MyDose Coach adalah aplikasi penghitungan dosis yang dapat diandalkan untuk digunakan bersamaan dengan rekomendasi insulin yang dipandu dokter.

    2. GoSpiro

    Aplikasi ini berpasangan dengan spirometer rumah yang disetujui FDA di dunia, yaitu perangkat yang dirancang untuk mengukur keluaran udara dari paru-paru. Perangkat menerima persetujuan untuk pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

    Pasien dihubungkan secara nirkabel ke aplikasi untuk memberikan data berkualitas rumah sakit mengenai pernapasan. Metrik seperti terpaksa spirometri (FVC) dan lambat spirometri (SVC) mudah dikumpulkan melalui perangkat dan aplikasi ini, serta memungkinkan pasien untuk mengukur data ini di rumah mereka dan bukan di rumah sakit.

    3. Mobile MIM

    Sebagai salah satu aplikasi medis pertama yang diluncurkan di App Store, Mobile MIM merupakan aplikasi pertama yang disetujui FDA untuk melihat gambar dan membuat diagnosa pada MRI, X-ray, ultrasound, dan pemindaian radiografi lainnya.

    Aplikasi ini memungkinkan dokter untuk mengukur intensitas, jarak, wilayah yang diminati, dan anotasi pada aplikasi smartphone. Gambar-gambar ini ditransfer dari kantor medis ke aplikasi melalui server aman yang ditawarkan oleh MIM.

    4. Eko Digital Stethoscope

    Aplikasi ini menghubungkan stetoskop dengan kekuatan cloud. Aplikasi dapat merekam pembacaan stetoskop, anotasi, EKG, dan memvisualisasikan suara yang dihasilkan  stetoskop.

    Laporan ini dapat disinkronkan dengan catatan kesehatan elektronik pasien untuk menyimpan data komprehensif. Selain itu, laporan ini dapat dengan mudah dibagikan ke dokter lain melalui aplikasi untuk memungkinkan kolaborasi dan aksesibilitas yang difasilitasi.

    Simak kabar terbaru tentang aplikasi kesehatan lainnya hanya di kanal Tekno Tempo.co

    DOCWIRENEWS | FDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perolehan Kursi DPR Pemilu 2019, Golkar dan Gerinda di Bawah PDIP

    Meski rekapitulasi perolehan suara Golkar di Pileg DPR 2019 di urutan ketiga setelah PDIP dan Gerindra, namun perolehan kursi Golkar di atas Gerindra.