Ericsson Pamer Platform 5G di Jakarta, Sudah Peroleh 18 Kontrak

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi 5G. REUTERS

    Ilustrasi 5G. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Ericsson menampilkan platform 5G generasi terbarunya pada acara Barcelona Unboxed yang diadakan di Jakarta, Kamis, 25 April 2019. 

    Pemimpin teknologi informasi dan komunikasi global ini sedang mengembangkan platform 5G dengan penambahan portofolio di seluruh area inti, akses radio dan transportasi.

    Frekuensi 5G di Indonesia Oktober 2019, 4 Operator Sudah Uji Coba

    Penambahan beragam teknologi baru membuat platform lebih dinamis dan fleksibel, memungkinkan penyedia layanan untuk mengembangkan jaringan mereka dan menyebarkan 5G secara bertahap.

    Portofolio yang luas dari platform 5G Ericsson semakin diperkuat dengan berbagai peluncuran produk sebagai tambahan dari konsep yang sebelumnya telah diperkenalkan seperti Ericsson Spectrum Sharing yang memfasilitasi proses evolusi ke jaringan 5G secara efisien, fleksibel, dan tanpa gangguan.

    Berawal dari fokus perusahaan terhadap internet of things (loT), platform 5G Ericsson saat ini merupakan platform terlengkap untuk penerapan layanan broadband seluler lanjutan dan Jaringan Telepon Tetap Nirkabel atau yang banyak dikenal sebagai FWA (Fixed Wireless Access).

    Fredik Jejdling, Executive Vice President and Head Business Area Networks, Ericsson, mengatakan perseroan memiliki portofolio bagi para penyedia layanan untuk mengaktifkan 5G. Ericsson saat ini juga telah meluncurkan jaringan 5G secara komersil di Amerika Serikat, Eropa, Asia dan Australia.

    "Kami akan terus mengembangkan portofolio kami untuk memudahkan hidup pelanggan, memungkinkan mereka mengelola pertumbuhan lalu lintas data yang terus meningkat, menyederhanakan operasi, dan menjaga pendapatan dari 5G," kata Jejdling.

    Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia mengklaim bahwa Ericsson merupakan perusahaan pertama yang membawa dan memperkenalkan 2G, 3G dan 4G ke Indonesia serta melakukan uji coba 5G.

    "Dengan 18 kontrak 5G telah diumumkan, kami telah mengirimkan 3 juta perangkat radio 5G Ready ke pelanggan kami di seluruh dunia," kata Soper.

    Soper menambahkan bagi Indonesia, operator dapat memperoleh manfaat dengan tambahan pendapatan 30 persen dari peluang pasar yang mendukung 5G pada tahun 2026.

    Meski mendorong pertumbuhan jaringan 5G, Jerry juga menuturkan pihaknya tetap berkomitmen untuk membantu pelanggan Ericsson memastikan bahwa jaringan 4G mereka sudah sesuai, sekaligus memungkinkan mereka untuk bermigrasi ke 5G dengan lancar.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perolehan Kursi DPR Pemilu 2019, Golkar dan Gerinda di Bawah PDIP

    Meski rekapitulasi perolehan suara Golkar di Pileg DPR 2019 di urutan ketiga setelah PDIP dan Gerindra, namun perolehan kursi Golkar di atas Gerindra.