Review Nokia 3.1 Plus: Punya Sensor NFC, Tanpa Fast Charging

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nokia 3.1 Plus. TEMPO/Khory

    Nokia 3.1 Plus. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Review gadget kali ini Tempo berkesempatan menjajal smartphone Nokia 3.1 Plus. Pemegang merek Nokia, HMD Global, resmi meluncurkan ponsel pintar itu di Indonesia pada 19 Maret 2019 lalu. Nokia 3.1 Plus saat peluncurannya menjanjikan bahwa smartphone ini bisa diandalkan.

    Baca: Resmi Dirilis, Ini 5 Fakta Menarik Nokia 3.1 Plus

    Selama sepuluh hari mencoba ponsel Nokia 3.1 Plus ini dengan kapasitas RAM 3 gigabita (GB) dan memori internal 32 GB, Tempo mencoba berbagai fitur yang dipasang dalam smartphone.

    Smartphone Nokia 3.1 Plus. Kredit: Tempo/Khory

    Spesifikasi Nokia 3.1 Plus:
    -Layar: 6,0 inci IPS LCD capacitive touchscreen, 16M color, screen-to-body ratio 77,5 persen, resolusi 740x1440 piksel dan aspek rasio 18:9
    -SoC/Processor: MediaTek MT6762 Helio P22 (12 nanometer), CPU Octa-core 2.0 GHz Cortex-A53
    -Grafis chip: PowerVR GE8320
    -Memory/Storage: 3 GB/32 GB
    -Baterai: Baterai Li-Ion 3500 mAh
    -Konektivitas: Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by), MicroSD, Wi-Fi 802.11 b/g/n, WiFi Direct, Hotspot, Bluetooth, microUSB 2.0
    -Kamera: bagian belakang Sensor kedalaman 13 MP, f/2.0, AF 5 MP, f/2.4, LED flash, HDR, panorama; kamera depan 8 MP, f/2.2
    -Sistem Operasi: Android 9.0 (Pie)
    -Harga Rp 2,399 juta

    1. Unboxing

    Smartphone dibungkus dalam kotak yang agak besar berwarna biru dan putih, dengan gambar Nokia 3.1 Plus, ditambah tulisan besar 'NOKIA' berwarna putih di bagian tengahnya, serta tulisan kecil Nokia 3.1 Plus di bawah kiri. Di bagian belakang kotak terdapat sedikit informasi tentang spesifikasi dari smartphone tersebut.

    Di dalam kemasannya terdapat perangkat pendukung, seperti buku panduan, pin ejektor atau pembuka slot kartu SIM atau microSD. Kemudian terdapat juga earphone dan kabel microUSB 2.0, serta adaptor untuk mengisi daya baterai smartphone.

    2. Desain dan layar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.