Bunga Bangkai Mekar di Kampus Unimed Setelah 8 Tahun

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bunga bangkai tumbuh di kampus Universitas Negeri Medan. Kredit: Antara

    Bunga bangkai tumbuh di kampus Universitas Negeri Medan. Kredit: Antara

    TEMPO.CO, Medan - Bunga bangkaispesies dari genus Amorphophallus berhasil tumbuh mekar di rumah kaca laboratorium biologi Universitas Negeri Medan (Unimed). Bunga bangkai itu sudah 8 tahun ditanam dan baru tahun ini mengeluarkan bunganya.

    Baca: Bunga Bangkai Mungil Tumbuh di Pinggir Persawahan Rejang Lebong

    Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan (Unimed), Martina Restuati, mengatakan butuh waktu paling cepat selama lima tahun agar bunga bangkai itu dapat tumbuh mekar di rumah kaca tersebut.

    "Hal itu dapat terwujud jika lingkungan dan alam sekitar juga ikut mendukung dengan baik," kata  Martina di Medan, Senin, 13 Mei 2019. Bunga bangkai itu bisa berbunga sehingga mahasiswa bisa langsung mengamati dan mempelajarinya, serta tidak hanya dengan melihat gambar.

    "Tumbuhan-tumbuhan lainnya akan kita kembangkan dan budidayakan, semoga menjadi daya tarik Unimed," ujar Martina.

    Tinggi bunga ini bisa mencapai 2,5 meter, dengan lebar 1,5 meter saat mekar. Bunga bangkai ini selalu disebut dalam mata pelajaran Ilmu Biologi dan selalu dicari serta dinantikan oleh mahasiswa biologi.

    "Bunga bangkai termasuk langka dan unik, banyak perbedaan dengan bunga pada tumbahan lain baik dari bentuk aroma serta fungsinya," katanya.

    Bunga bangkai ini sangat berbeda dengan bunga Rafflesia, meskipun sama-sama mengeluarkan bau bangkai. Bunga Rafflesia merupakan tumbuhan parasit yang hanya bisa hidup bergantung dari pohon induknya. Sementara itu, bunga bangkai ini memiliki umbi, batang, hingga akar sendiri, sehingga bisa mencari makan sendiri.

    Bunga bangkai dapat tumbuh melalui biji bunga dan juga umbi. Namun jika dari biji, tanaman tersebut perlu puluhan tahun untuk tumbuh dan berbunga. Namun jika dari umbi, tanaman tersebut akan tumbuh lebih cepat, tergantung usia dari umbi yang ditemukan di hutan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.