Pembaruan WhatsApp Beta: 155 Emoji dan Mode Malam

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar emoji WhatsApp yang diperbarui dalam edisi WA Beta. (WhatsApp/Livemint)

    Gambar emoji WhatsApp yang diperbarui dalam edisi WA Beta. (WhatsApp/Livemint)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembaruan WhatsApp beta Android telah membawa beberapa perubahan menarik. Laman Livemint  menyebutkan, terdapat 155 emoji yang didesain ulang, juga munculnya Mode Malam.

    Baca: Spyware Serang WhatsApp, Berdampak bagi Pengguna di Indonesia?

    Versi pembaruan beta Android 2.19.139 itu, akan mengembalikan Mode Gelap, yang sekarang disebut Mode Malam. Menurut WABetaInfo, fitur tersebut masih belum diaktifkan di versi beta, artinya muncul dalam kode, tapi tidak dalam pengaturan aplikasi.

    Mode Malam saat ini berfungsi untuk Daftar Obrolan, Panggilan, dan Status. WABetaInfo mengatakan tombol aksi masih berwarna hijau, tapi WhatsApp akan mengubahnya menjadi Putih setelah mode akhirnya tersedia. Keterangan rahasia mengatakan bahwa waktu yang tepat untuk ketersediaan belum diketahui.

    Untuk emoji, ada yang telah dikerjakan ulang untuk membuatnya lebih kecil dan sedikit lebih detail. Beberapa emoji telah sepenuhnya didesain ulang, seperti emoji putri duyung. Fitur tersebut diharapkan diluncurkan dalam rilis Google Play berikutnya serta pembaruan WhatsApp Web berikutnya.

    WhatsApp menguji fitur-fitur baru itu pada aplikasi beta-nya. Untuk mencoba fitur yang belum dirilis, pengguna dapat menjadi penguji beta untuk WhatsApp dengan mengunjungi https://play.google.com/apps/testing/com.whatsapp/.

    Melalui laman itu, Anda akan diminta untuk memperbarui aplikasi. Ingatlah bahwa meskipun Anda akan mendapatkan akses ke fitur-fitur terbaru, ini masih merupakan bentuk yang tidak stabil. Jadi crash, bug dan kesalahan akan terjadi.

    Simak kabar terbaru tentang  WhatsApp hanya di kanal Tekno Tempo.co

    LIVEMINT | WABETAINFO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?