Diboikot Amerika, Ini Pernyataan Resmi Huawei

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Huawei

    Logo Huawei

    TEMPO.CO, Jakarta - Perang dagang AS - Cina berdampak buruk pada Huawei. Setelah Google memutus hubungan dengan produsen smartphone terbesar Cina itu, Intel, Qualcomm dan Broadband ikut melakukan boikot.

    Baca juga: Ini 5 Smartphone Huawei yang Populer di Indonesia

    Dihentikannya dukungan Google  menyebabkan penangguhan beberapa pengaturan, termasuk penggunaan aplikasi dan layanan eksklusif oleh raksasa pencarian itu.

    Menanggapi perkembangan dramatis, Huawei mengatakan bahwa mereka akan memberikan peningkatan keamanan pada semua perangkat yang ada, yakni smartphone dan tablet Huawei dan Honor. 

    Huawei menjamin pemilik Huawei dapat menikmati semua layanan purna jual seperti biasanya. Berikut pernyataan resmi Huawei:

    “Huawei telah memberikan kontribusi yang substansial untuk pengembangan dan pertumbuhan Android di seluruh dunia. Sebagai salah satu mitra global utama Android, kami telah bekerja erat dengan platform open-source mereka untuk mengembangkan ekosistem yang bermanfaat bagi pengguna dan industri.

    Huawei akan terus memberikan pembaruan keamanan dan layanan purna jual untuk semua produk smartphone dan tablet Huawei dan Honor yang ada, yang mencakup yang telah dijual dan yang masih tersedia secara global.

    Kami akan terus membangun ekosistem perangkat lunak yang aman dan berkelanjutan, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi semua pengguna secara global. "

    Google telah mengklarifikasi bahwa layanan Play Store pada perangkat Huawei tidak akan terpengaruh, dan pengguna dapat terus memperbarui aplikasi mereka.

    GIZMOCHINA | HUAWEI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?