Pengganti OS Android Huawei Dilaporkan Meluncur Agustus

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Huawei P20 Lite 2019 (Winfuture.de)

    Huawei P20 Lite 2019 (Winfuture.de)

    TEMPO.CO, Jakarta- Salah satu mimpi terburuk Huawei menjadi kenyataan selama pekan ini, ketika Google mencabut lisensi Android untuk Huawei dan memutus akses ke aplikasi dan layanan mereka.

    Baca juga: Amerika Melunak pada Huawei, Saham Teknologi Kembali Menguat

    Mengutip laman Wccftech, Selasa, 21 Mei 2019, perangkat Huawei yang ada tidak akan terpengaruh sebagai akibat dari perkembangan terakhir, tapi nasib ponsel yang akan datang bisa dalam bahaya.

    Meskipun begitu, dilaporkan oleh outlet Cina Caijing, Huawei sedang mempersiapkan sistem operasi alternatif untuk perangkatnya. Jika tidak ada halangan pada pertengahan Agustus 2019, yang merupakan periode waktu Huawei memiliki akses  ke pembaruan Android, Huawei akan meluncurkan OS baru.

    OS alternatif dari Huawei diinformasikan akan berfungsi pada PC, tablet, dan produk IoT. Menurut laporan terbaru, Android alternatif Huawei, yang mungkin akan disebut HongMeng OS  atau Kirin OS, akan kompatibel dengan aplikasi Android.

    Hal itu disampaikan oleh CEO of Huawei Technologies Consumer Business Group Richard Yu, tapi perusahaan belum menyatakan sesuatu secara resmi tentang informasi spesifiknya. Caijing mengklaim bahwa perusahaan masih bekerja pada sistem operasinya dan bisa rampung paling lambat tahun ini.

    OS tidak hanya diharapkan berjalan di smartphone, tapi juga pada perangkat lain seperti PC, tablet, dan produk IoT. Meskipun sistem operasi tersebut tampaknya akan kompatibel dengan aplikasi Android, mereka harus dikompilasi ulang untuk meningkatkan kinerja sebanyak 60 persen.

    Namun, ini mungkin membuat platform baru kurang menarik bagi pengembang Android  karena harus bekerja keras dua kali. Huawei tampaknya telah menyiapkan sistem operasi alternatif ini selama beberapa tahun, meskipun perusahaan telah berulang kali mengatakan bahwa ia ingin terus bekerja dengan Google dan Microsoft.

    OS baru mungkin tidak memiliki akses ke layanan Google populer seperti Gmail, Play Store, dan Google Assistant dan ini bisa membuat banyak konsumen berpaling. Demikian pula, Huawei mungkin mengalami kesulitan meyakinkan pengembang untuk mengubah aplikasi mereka dan bekerja pada platformnya.

    Simak kabar terbaru tentang sistem Android alternatif Huawei hanya di kanal Tekno Tempo.co

    WCCTECH | THEVERGE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.