Spesies Jamur Berumur 1 Miliar Tahun Ditemukan di Kanada

Jamur morel (Morchella esculenta). Kredit: Wikipedia

TEMPO.CO, Jakarta - Para ilmuwan telah menemukan fosil jamur yang diperkirakan berasal dari satu miliar tahun lalu. Penemuan ini bisa membentuk kembali pemahaman tentang bagaimana kehidupan di darat berevolusi.

Baca: Ilmuwan Temukan Fosil Kerabat T-rex Setinggi Rusa

Corentin Loron, seorang mahasiswa PhD dari University of Liege, Belgia, dan rekannya memeriksa mikrofosil untuk menentukan komposisi kimia sel. Dia menemukan keberadaan chiti, zat berserat yang terbentuk di dinding sel jamur dan meneliti usia batu tempat fosil ditemukan dengan perbandingan unsur-unsur radioaktifnya.

Mereka menyimpulkan bahwa mikrofosil berusia antara 900 juta dan satu miliar tahun. "Temuan itu penting karena di pohon kehidupan, jamur adalah bagian dari kelompok organisme yang sama, dikenal sebagai Eukaryotes sebagai tanaman dan hewan," ujar Loron kepada AFP, seperti dikutip laman Phsy, Rabu, 22 Mei 2019.

Selama beberapa dekade, jamur yang paling awal diketahui, organisme seperti jamur dan ragi diperkirakan telah muncul di bumi sekitar setengah miliar tahun yang lalu. Namun, spesimen fosil baru-baru ini digali di Kanada dan dianalisis menggunakan teknologi penanggalan terbaru tampaknya mendorong kembali penelitian tentang jamur sebagai kehidupan paling awal di darat.

"Ini berarti bahwa jika jamur sudah ada sekitar 900 ribu sampai 1 miliar  tahun yang lalu, maka seharusnya hewan juga," kata Loron. "Ini membentuk kembali visi kita tentang dunia karena kelompok-kelompok itu masih ada sampai sekarang. Karena itu, masa lalu yang jauh ini, walaupun sangat berbeda dari hari ini, mungkin jauh lebih modern daripada yang kita duga."

Bumi sendiri diperkirakan berumur 4,5 miliar tahun. Jamur tetap menjadi salah satu organisme paling melimpah di planet ini dan merupakan penyumbang terbesar ketiga untuk biomassa global setelah tanaman dan bakteri. Ini enam kali lebih berat dari massa semua hewan termasuk manusia. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Nature.

PHSY | AFP | NATURE






Otomikosis, Jenis Jamur Apa yang Menginfeksi Telinga?

6 hari lalu

Otomikosis, Jenis Jamur Apa yang Menginfeksi Telinga?

Infeksi otomikosis menyebabkan peradangan, kulit kering, dan keluarnya cairan di saluran telinga


Cara Membuat Teh Kombucha, Teh Jamur Banyak Manfaat Kesehatan

8 hari lalu

Cara Membuat Teh Kombucha, Teh Jamur Banyak Manfaat Kesehatan

Teh kombucha yang dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dapat dibuat dengan mudah. Begini caranya.


4 Penyebab Warna Kuku Kuning Menurut Ahli Kulit

17 hari lalu

4 Penyebab Warna Kuku Kuning Menurut Ahli Kulit

Dokter kulit memaparkan penyebab kuku menjadi kuning dan cara mengatasinya


Inilah 5 Jenis Jamur yang Aman Dikonsumsi

21 hari lalu

Inilah 5 Jenis Jamur yang Aman Dikonsumsi

Tidak semua jenis jamur dapat dimakan. Berikut sejumlah jamur yang bisa Anda konsumsi dengan aman.


Manfaat Serta Kerugian Mengkonsumsi Jamur

21 hari lalu

Manfaat Serta Kerugian Mengkonsumsi Jamur

Selain vitamin B, jamur juga kaya akan vitamin D. Vitamin D bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, jantung, dan membantu penyerapan mineral.


Fosil Hewan 50 Juta Tahun Sebelum Dinosaurus Ditemukan, Seekor Kadal?

24 hari lalu

Fosil Hewan 50 Juta Tahun Sebelum Dinosaurus Ditemukan, Seekor Kadal?

Fosil tersebut belum teridentifikasi, namun John Calder, ahli geologi dan paleontologi yang menangani kasus tersebut, menduga itu adalah sejenis kadal


Kiat Menghilangkan Ketombe tanpa Ribet

29 hari lalu

Kiat Menghilangkan Ketombe tanpa Ribet

Berbagai cara dilakukan untuk mengusir ketombe, dari menggunakan sampo hingga obat. Berikut cara menghilangkan ketombe secara alami.


Hewan Kecil tanpa Anus Ini Pernah Disangka Nenek Moyang Manusia

33 hari lalu

Hewan Kecil tanpa Anus Ini Pernah Disangka Nenek Moyang Manusia

Fosilnya dikumpulkan dari situs di Cina sebelah selatan. Hipotesisnya menyodorkan nenek moyang manusia yang paling tua yang pernah diketahui.


Indonesia Belum Merdeka dari Energi Fosil, Ini 4 Saran dari Greenpeace

40 hari lalu

Indonesia Belum Merdeka dari Energi Fosil, Ini 4 Saran dari Greenpeace

Greenpeace menilai Indonesia masih bergantung pada energi fosil. Saat ini, Indonesia merupakan pengekspor batu bara terbesar.


Greenpeace: Ketahanan Energi RI Dipertaruhkan Jika Masih Pakai Batu Bara

40 hari lalu

Greenpeace: Ketahanan Energi RI Dipertaruhkan Jika Masih Pakai Batu Bara

Saat ini Indonesia merupakan negara pengekspor batu bara terbesar di dunia.