Asteroid Ganda Akan Mendekati Bumi pada Akhir Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asteroid 1999 KW4 akan mendekati bumi pada 25 Mei 2019. Kredit: NASA

    Asteroid 1999 KW4 akan mendekati bumi pada 25 Mei 2019. Kredit: NASA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian besar batuan ruang angkasa, termasuk asteroid, yang melewati Bumi adalah pelancong tunggal yang melakukan perjalanan mengelilingi Matahari dan menyelinap melewati planet kita.

    Baca: Uji Pertahanan Bumi, Pesawat NASA Akan Tabrak Asteroid

    Namun, Asteroid 1999 KW4, yang akan melewati Bumi pada 25 Mei dengan kecepatan 48.000 mph, sedikit berbeda. Tubuh primer besar dari obyek itu diperkirakan sekitar satu mil (1,6 km)  lebarnya, dan itu cukup besar sehingga "bulan asteroid" yang lebih kecil sekarang mengorbitnya, sebagaimana dilaporkan BGR, 22 Mei 2019.

    Karena membawa bulan, asteroid itu dikenal di komunitas ilmiah sebagai sistem biner, menurut NASA. Peristiwa ini akan terlihat mulai 24 Mei dan berlangsung hingga 27 Mei. Jika Anda melewatkannya, Anda harus menunggu hingga 2036 untuk melihatnya lagi, sebagaimana dilaporkan WTOC.

    "Bulan" yang lebih kecil itu masih cukup besar, dengan diameter lebih dari seperempat mil (402 meter). Jika asteroid ganda menimbulkan ancaman bagi Bumi, kita akan menghadapi beberapa masalah serius, tapi untungnya bukan itu masalahnya.

    1999 KW4 seharusnya tidak menjadi masalah bagi kita di Bumi untuk masa yang akan datang, dan ketika asteroid itu lewat akhir minggu ini, asteroid itu akan melakukannya pada jarak yang cukup nyaman, lebih dari 3,2 juta mil. Jarak itu lebih dari 13 kali jarak antara Bumi dan Bulan kita sendiri.

    Pengamatan masa lalu dari asteroid itu mengungkapkan bahwa ia memiliki bentuk es-berlian aneh yang mirip dengan asteroid terkenal lainnya seperti Ryugu. Bagaimana batuan ruang angkasa ini mendapatkan bentuknya, dan proses apa yang dapat mempengaruhi bagaimana mereka berubah dari waktu ke waktu, sebagian besar tetap tidak diketahui.

    Khusus untuk KW4 1999, asal-usul "bulan" yang lebih kecil yang mengorbit tubuh yang lebih besar juga menarik bagi para peneliti. Apakah itu sepotong batu yang lebih besar yang pecah sejak lama, atau mungkin bahkan asteroid jahat yang tertarik oleh tarikan gravitasi dari tubuh yang lebih besar?

    Menjawab pertanyaan-pertanyaan itu akan membutuhkan banyak pekerjaan, tetapi kunjungan asteroid yang relatif dekat akhir pekan ini dapat menawarkan para astronom kesempatan untuk beberapa teori baru.

    BGR | WTOC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.