Top 3 Tekno Berita Hari Ini: 5 VPN untuk Buka Blokir WhatsApp

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layanan VPN Gratis di Opera untuk Komputer. Kredit : Opera.

    Layanan VPN Gratis di Opera untuk Komputer. Kredit : Opera.

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang VPN untuk buka blokir WhatsApp. Solusi mudah untuk masalah ini adalah menemukan penyedia VPN yang memiliki ribuan server di berbagai negara dan dapat merutekan lalu lintas internet melalui negara-negara yang tidak memiliki batasan apa pun di WhatsApp.

    Baca: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: VPN Buka Blokir WhatsApp

    Selain itu, Asteroid 1999 KW4, yang akan melewati Bumi pada 25 Mei dengan kecepatan 48.000 mph, sedikit berbeda. Tubuh primer besar dari obyek itu diperkirakan sekitar satu mil (1,6 km) lebarnya, dan itu cukup besar sehingga "bulan asteroid" yang lebih kecil sekarang mengorbitnya.

    Juga, Facebook telah mengkonfirmasi bahwa akan ada iklan di WhatsApp pada 2020 sebagai bagian dari fitur status di aplikasi.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. 5 VPN Ini Bisa Jadi Alternatif untuk Buka Blokir WhatsApp

    Aplikasi VPN gratis dan tak berbatas untuk Iphone dan Ipad. Foto: Opera

    Pengguna WhatsApp beralih ke layanan VPN untuk membuka blokir WhatsApp yang dilakukan pemerintah. WhatsApp adalah aplikasi lintas platform pesan instan paling populer yang banyak digunakan untuk obrolan teks, suara, panggilan suara serta panggilan video oleh lebih dari 1,3 miliar orang di seluruh dunia.

    Meskipun tidak semua VPN berfungsi sama, beberapa negara bahkan telah memblokir VPN sehingga sulit untuk menggunakan WhatsApp tanpa beralih ke VPN baru, setiap hari.

    Solusi mudah untuk masalah ini adalah menemukan penyedia VPN yang memiliki ribuan server di berbagai negara dan dapat merutekan lalu lintas internet melalui negara-negara yang tidak memiliki batasan apa pun di WhatsApp.

    2. Asteroid Ganda Akan Mendekati Bumi pada Akhir Pekan Ini

    Asteroid 1999 KW4 akan mendekati bumi pada 25 Mei 2019. Kredit: NASA

    Sebagian besar batuan ruang angkasa yang melewati Bumi, termasuk asteroid, adalah pelancong tunggal yang melakukan perjalanan mengelilingi Matahari dan menyelinap melewati planet kita.

    Namun, Asteroid 1999 KW4, yang akan melewati Bumi pada 25 Mei dengan kecepatan 48.000 mph, sedikit berbeda. Tubuh primer besar dari obyek itu diperkirakan sekitar satu mil (1,6 km) lebarnya, dan itu cukup besar sehingga "bulan asteroid" yang lebih kecil sekarang mengorbitnya, sebagaimana dilaporkan BGR, 22 Mei 2019.

    Karena membawa bulan, asteroid itu dikenal di komunitas ilmiah sebagai sistem biner, menurut NASA. Peristiwa ini akan terlihat mulai 24 Mei dan berlangsung hingga 27 Mei. Jika Anda melewatkannya, Anda harus menunggu hingga 2036 untuk melihatnya lagi, sebagaimana dilaporkan WTOC.

    3. WhatsApp Bermuatan Iklan Mulai 2020

    Iklan akan muncul di WhatsApp mulai 2020. (twitter/mattnavarra)

    Facebook telah mengkonfirmasi bahwa akan ada iklan di WhatsApp pada 2020 sebagai bagian dari fitur status di aplikasi. Pengumuman itu datang dalam gelaran Facebook Marketing Summit tahunan di Belanda, baru-baru ini.

    Laman Techradar, Kamis, 23 Mei 2019, melaporkan bahwa dalam gelaran itu ditampilkan slide yang menunjukkan bagaimana iklan akan terlihat dalam aplikasi, yang difoto oleh peserta dan kepala media di agensi pemasaran digital Be Connect, Olivier Ponteville .

    Informasi itu juga dapat dilihat dalam foto-foto yang dibagikan oleh komentator media sosial, Matt Navarra. Seperti fitur Cerita Instagram, Status WhatsApp mengambil seluruh layar ketika pengguna mengkliknya.

    Selain tiga berita terpopuler di atas, Anda bisa membaca berita hari ini seputar sains dan teknologi hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.