Mudik Lebaran Lebih Seru dengan Olympus OM-D E-M10 Mark II

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kamera mirrorless Olympus OM-D E-M10 Mark II. Kredit: Istimewa

    Kamera mirrorless Olympus OM-D E-M10 Mark II. Kredit: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Momen mudik dan lebaran bisa dijadikan objek dan destinasi menarik dengan kamera yang memiliki fitur dan teknologi canggih dan profesional seperti yang dimiliki Olympus OM-D E-M10 Mark II.

    Baca: Tips Memakai Fitur Live Composite di Kamera Olympus

    Kamera ini memiliki teknologi 5 axis Image Stabilizer, movie clip, koneksi Wifi. teknologi Wireless Shooting dengan resolusi 16.1 megapixels. Hadir dengan paket lensa 14-42mm, Olympus OM-D E-M10 Mark II termasuk dalam deretan kamera mirrorless canggih.

    Semula kamera ini dibanderol dengan harga Rp 11 juta. Menjelang lebaran mudik dan lebaran, kamera ini dibanderol dengan harga hanya Rp. 7.999.000 ( Body + Lensa 14-42mm f3.5 – 5.6 EZ ).

    Olympus OM-D E-M10 Mark II membidik segmen family, traveller dengan segudang fitur dan teknologi kamera profesional.

    “Jika Anda memiliki Olympus OM-D E-M10 Mark II, segudang fitur kamera profesional berada di tangan Anda. Anda tidak perlu membawa tripod untuk menstabilkan gerakan ketika memotret atau merekam video. Fungsi tripod sudah tergantikan dengan adanya teknologi image stabilizer (IS) 5-axis di body kamera. Sangat cocok ketika dibawa mudik atau lebaran. Banyak obyek menarik yang memerlukan mobiltas,” ungkap Sandy Chandra, Marketing & Sales Manager Olympus Customer Care Indonesia (OCCI).

    Teknologi In body Image Stabilizer (IS) dengan 5 axis tidak ada disematkan pada kamera lainnya selain di kamera Olympus. Biasanya, mereka menyematkan IS pada body kamera 3 axis, lensa 2 axis untuk level kamera seharga ini. “Kami menyatukannya dalam body kamera. Hasilnya lebih optimal. Menggunakan lensa tanpa teknologi IS pun, dijamin tetap stabil,” ungkap Sandy.

    Fungsi Image Stabilizer (IS), lanjutnya berguna untuk mendapatkan hasil gambar yang stabil dan tajam ketika memotret dengan kondisi low light (yang membutuhkan slow speed ) atau saat kondisi kamera terguncang ketika dalam mode video recording. Pada umumnya IS memiliki 2 type yaitu yang terdapat pada lensa dan pada body kamera.

    “IS pada lensa menggunakan sebuah elemen optic tambahan yang terbatas hanya bekerja pada 2-axis saja yaitu pada sumbu x dan y sedangkan IS yang terdapat pada body kamera Olympus OM-D E-M10 Mark II bekerja dengan cara menggerakan image sensor sesuai arah gerakan pada sumbu x dan y, gerakan pitch (seperti gerakan mengangguk), yaw (seperti gerakan menggeleng) dan rolling (seperti gerakan lensa memutar),” papar Sandy.

    Lebih lanjut ungkap Sandy, Berkat IS 5-axis pada OM-D E-M10 Mark II pengguna kamera dapat memotret dengan kecepatan shutter lambat tanpa khawatir blur dan ketika kamera sedang merekam movie, gambar menjadi jauh lebih stabil layaknya perekaman movie pada kaum professional.

    “Biasanya ketika mudik maupun lebaran banyak ditemui momentum maupun obyek- menarik. Seringkali momentum itu datangnya sangat cepat dan mendadak. Jika kamera yang Anda miliki tidak berteknologi IS 5- Axis maka gambar atau video yang dihasilkan bisa blur atau goyang. Padahal momentum tidak bisa diulang kembali,” ungkap Sandy.

    Menurut Sandy, itulah salah satu keuntungan kamera dengan teknologi IS 5-Axis. Disamping itu, kamera juga menjadi ringan karena tidak memerlukan alat stabilizer tambahan seperti Gymbal dsb. Yang alih-alih menambah bobot dan biaya. Terpenting dari semua itu, tentunya gambar tetap berkualitas tinggi dan tetap tajam.

    Simak artikel lainnya tentang Olympus OM-D E-M10 Mark II di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.