6 Aplikasi Alternatif WhatsApp: iMessage, Google Message

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo WhatsApp. Kredit: Time

    Logo WhatsApp. Kredit: Time

    TEMPO.CO, Jakarta -Sejak didirikan pada 2009,  WhatsApp telah menjadi salah satu aplikasi yang paling mungkin Anda temukan di ponsel di seluruh dunia. Saat ini, aplikasi itu memiliki 1,5 miliar pengguna di 180 negara, bahkan lebih dari pengguna stablemate-nya, Facebook Messenger, yang mungkin jadi alasan Mark Zuckerberg tertarik untuk akuisisi UD$ 19 miliar pada 2014.

    Baca: Tips Teknologi: Cara Mencadangkan Obrolan Pesan WhatsApp

    Namun belakangan ini, aplikasi tersebut mendapat kecaman. Pada Mei, terungkap malware yang berpotensi membuka data WhatsApp ke peretas. Selain itu, Facebook juga merencanakan menghadirkan iklan dalam fitur status WhatsApp, yang juga menjadi alasan pengguna untuk mengganti aplikasi pesannya.

    Ada beberapa alternatif aplikasi pesan. Berikut detailnya, seperti dilansir laman techradar, baru-baru ini:

    1. Facebook Messenger

    Dua dari layanan perpesanan paling populer juga dimiliki oleh Facebook. Facebook Messenger adalah bagian integral dari pengalaman Facebook, tapi aplikasi terpisah memungkinkan pengiriman pesan pribadi antara individu dan grup.

    Meskipun Facebook Messenger menawarkan pengalaman pengguna yang berbeda saat ini, itu mungkin bukan pilihan terbaik untuk alternatif WhatsApp di masa mendatang. 

    Namun, Mark Zuckerberg mengumumkan niatnya untuk menggabungkan Facebook Messenger, Instagram Direct dan WhatsApp jadi satu, yang juga bisa jadi alasan mengapa Instagram Direct ditutup secara tiba-tiba.

    Facebook Messenger dan WhatsApp dapat terus ada secara individual, tapi akan berbagi infrastruktur back-end. Pada satu tingkat, ini adalah hal yang baik, karena itu berarti pengguna dapat mengirim pesan kepada orang-orang di WhatsApp melalui Facebook, dan di Facebook melalui Instagram.

    2. iMessage

    Menanggapi pertumbuhan WhatsApp, Apple telah membangun aplikasi pesan sendiri iMessage untuk menjadi fitur pelengkap. Aplikadi itu dapat mengirim pesan dari iPhone ke iPhone tanpa batasan karakter mulai dari mengirim gambar, video, dan hampir semua hal, berkat sejumlah besar integrasi aplikasi.

    Di beberapa negara iMessage juga sudah terintegrasi dengan Apple Pay, sehingga pengguna dapat mengirim uang melalui teks. 

    Namun, ada satu kendala tentang iMessage, secara desain, hanya tersedia di perangkat Apple, jadi jika ingin mengobrol dengan teman Android Anda, Anda harus kembali menggunakan SMS 140 karakter biasa.

    3. Google Messages

    Menanggapi Apple yang tidak bermain bagus dengan iMessage, Google meluncurkan layanan perpesanan khusus Android yang disebut Google Messages. Aplikasi ini sudah tersedia di Play Store, menggantikan aplikasi SMS standar, dan aplikasi ini terintegrasi dengan semua aplikasi dan layanan Google. 

    Artinya, pengguna dapat dengan mudah berbagi gambar dari Foto Google, atau menggunakan Google Assistant untuk melakukan reservasi restoran dengan teman 

    4. Telegram

    Telegram mungkin merupakan pesaing terdekat WhatsApp dalam hal fungsionalitas, dan bahkan terlihat hampir identik dengan raksasa yang dimiliki Facebook itu. Yang membedakannya adalah bahwa Telegram menggandakan janji-janji atas keamanan.

    Tidak hanya pesan end-to-end dienkripsi, tapi juga mungkin untuk mengatur pesan untuk dihancurkan sendiri setelah periode waktu tertentu. Diklaim tidak meninggalkan jejak apa pun yang penting percakapan yang sedang pengguna alami.

    Satu fitur bagus lainnya adalah, tidak seperti WhatsApp, ini benar-benar multi-platform, dengan aplikasi yang tersedia untuk desktop, serta ponsel dan web.

    5. Signal

    Banyak dari alternatif ini membual tentang kredensial keamanan, tapi jika pengguna benar-benar paranoid hanya ada satu opsi yaitu Signal. Aplikasi ini menawarkan serangkaian fitur yang mirip dengan pesaingnya, serta enkripsi end-to-end, bedanya adalah Signal adalah aplikadi open-source.

    Semua kode untuk aplikasi tersedia untuk dilihat oleh publik, sehingga tidak memungkinkan bagi pembuatnya untuk menyelinap masuk ke ruang belakang mana pun yang dapat memberi pemerintah atau peretas akses ke pesan. 

    Aplikasi ini juga telah mencetak dukungan besar untuk meningkatkan kredensial privasinya lebih jauh seperti kasus whistleblower NSA Edward Snowden.

    6. Line, Viber, WeChat dan lainnya

    Ada sejumlah aplikasi perpesanan lain di luar sana yang memiliki jutaan pengguna. Line, misalnya, dilaporkan memiliki 700 juta pengguna terdaftar dan Viber seharusnya memiliki 260 juta pengguna aktif setiap bulan. 

    Beberapa aplikasi ini juga memiliki fungsionalitas yang sangat menarik, misalnya, WeChat memiliki seluruh eko-aplikasi mini di dalam aplikasi, sehingga dapat berbelanja, memesan taksi, dan sebagainya tanpa meninggalkan WeChat sendiri.

    Namun tidak direkomendasikan untuk beralih ke aplikasi ini karena mungkin tidak terlalu berguna. WeChat mendominasi Cina, Line adalah messenger yang paling disukai di Jepang, dan BlackBerry Messenger adalah yang terbesar di Indonesia.

    Simak artikel lainnya tentang WhatsApp di kanal Tekno Tempo.co

    TECH RADAR | INDIA TODAY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.