Selama Sepekan, Pendaftar SBMPTN 2019 Baru 372 Ribuan Peserta

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kesalahan pemilihan jurusan dapat diminimalisir dengan cara melihat potensi, personality dan passion.

    Kesalahan pemilihan jurusan dapat diminimalisir dengan cara melihat potensi, personality dan passion.

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mencatat jumlah pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) selama sepekan. Sejak dibuka 10 Juni hingga Senin pendaftarnya baru 372.534 orang.

    Baca: Ingin Diterima SBMPTN? Ikuti Saran Menteri Nasir

    “Kepada siswa yang belum mendaftar, agar segera melakukan pendaftaran,” kata Ketua LTMPT Ravik Karsidi lewat siaran pers, Senin, 17 Juni 2019.

    Pendaftaran dilakukan melalui laman https://pendaftaran.sbmptn.ac.id. Panitia akan menutup masa pendaftaran pada 24 Juni 2019. “Tidak akan ada perpanjangan waktu pendaftaran,” kata Ravik.

    Saat mendaftar, panitia meminta calon pendaftar agar memperhatikan secara teliti dan cermat semua ketentuan persyaratan dan tahapan pendaftaran SBMPTN 2019. Informasi lengkapnya dapat dilihat pada laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id

    Dari total pendaftar, tercatat berasal dari kelompok Sains dan Teknologi (Saintek) sebanyak 177.523 peserta. Sementara dari kelompok Sosial Humaniora (Soshum) berjumlah 190.235 orang. Peserta dari kelompok campuran ada 4.773 pendaftar. Menurut statusnya, kata Ravik, diketahui jumlah peserta reguler sebanyak 267.566 peserta dan Bidikmisi sebanyak 104.968 peserta.

    Peserta SBMPTN hanya bisa mendaftar dengan beberapa syarat, seperti ikut Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang tahun ini dilaksanakan bergelombang. Dimulai sejak 13 April 2019, total jumlah peserta yang mendaftar tes sebanyak 1.295.620 orang.

    Namun jumlah itu tidak menggambarkan jumlah pengikut ujian yang sebenarnya. “Setiap peserta bisa mendaftar dua kali tes pada gelombang yang berbeda,” ujar Sekretaris Pusat UTBK ITB Asep Gana pada April lalu.

    Simak artikel tentang SBMPTN lainnya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.