Peneliti Menemukan Enzim Pengubah Golongan Darah Manusia

Reporter

Editor

Erwin Prima

Petugas melakukan pengecekan golongan darah di PMI Kediri, Jawa Timur (22/12). Menjelang Natal dan Tahun Baru, stok darah ada 236 kantong, hanya cukup untuk lima hari mendatang. ANTARA/Arief Priyono

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah tim peneliti di University of British Columbia telah menemukan dua jenis enzim yang bersama-sama dapat mengubah golongan darah tipe A menjadi golongan darah O di dalam bioma usus manusia.

Baca: Makanan-makanan Diet yang Tepat untuk Golongan Darah B

Dilansir dari Phys.org, 17 Juni 2019, dalam laporan yang terbit di Jurnal Nature Microbiology, kelompok peneliti ini menggambarkan studi metagenomik dari bakteri pada kotoran manusia dan memaparkan hasil yang mereka temukan.

Sebelumnya tim ini sudah pernah melakukan penelitian yang hasilnya menunjukkan bahwa enzim tertentu dapat digunakan untuk mengubah A, B, atau AB menjadi O dengan menghilangkan antigen.

Dalam penelitian barunya kali ini, mereka menemukan bahwa ada dua enzim yang apabila bekerja bersama, mengubah darah tipe A menjadi O. Temuan lain yang menarik adalah bahwa enzim tersebut ditemukan ada pada bioma usus manusia.

Proses perubahan tersebut terjadi dengan melibatkan pemindahan DNA dari uncultured bacteria ke Escherichia coli, lalu hasilnya digunakan untuk menyingkap mikroba yang mampu menghilangkan antigen dari permukaan sel darah merah.

Tim melaporkan bahwa temuan awal mereka ini tidak terlalu positif. Pasalnya mereka tidak menemukan mikroba yang dapat melakukan pekerjaan itu. Akan tetapi mereka menemukan dua yang bisa melakukannya bersama.

Yang pertama, deasetilase GalNAc, mengubah antigen menjadi amina, dan yang kedua menghilangkan amina dan menghasilkan sel darah tanpa antigen, tipe O.

Tim saat ini berencana untuk melanjutkan studi mereka untuk menentukan apakah mereka akan aman digunakan untuk mengubah darah untuk transfusi menjadi subyek uji manusia atau tidak.

Ada empat jenis darah pada manusia; A, B, AB dan O. Mengutip dari healthline.com, keempatnya memiliki perbedaan yang didasari oleh adanya protein yang melekat, atau yang akrab disebut sebagai antigen.

Mereka yang memiliki antigen tipe A memiliki darah tipe A, mereka yang memiliki antigen tipe B memiliki darah tipe B, mereka yang memiliki kedua antigen memiliki darah tipe AB, dan mereka yang tidak memiliki antigen dipermukaan sel darahnya memiliki darah Tipe O.

Masing masing akan memicu respons imun manakala pada saat proses transfusi darah, darah mereka bertemu dengan darah yang memiliki antigen yang salah. Respon tersebut dalam jangka panjang jika tidak ditangani dengan baik dapat berujung pada sejumlah penyakit yang mematikan.

Namun respons imun tersebut tidak akan ditemukan pada golongan darah O, karena golongan darah tersebut menyandang predikat sebagai donor universal, sehingga dapat ditransfusikan kepada semua jenis golongan darah.

HEALTHLINE|PHYS|RIDWAN KUSUMA AL-AZIZ






Inilah Syarat dan Manfaat Donor Darah

3 hari lalu

Inilah Syarat dan Manfaat Donor Darah

Tidak sembarang orang bisa melakukan donor darah. Tak hanya itu, donor darah juga memiliki sejumlah manfaat.


BRIN Berikan Penghargaan Nurtanio kepada Pakar Pengindraan Orbita Roswitiarti

4 hari lalu

BRIN Berikan Penghargaan Nurtanio kepada Pakar Pengindraan Orbita Roswitiarti

Orbita merupakan peneliti ahli utama di bidang kepakaran, teknologi, dan aplikasi pengindraan jauh pada Pusat Riset Pengindraan Jauh BRIN.


5 Fakta Menarik tentang Nyamuk, Salah Satunya Dapat Menghisap Darah hingga 3 Kali Beratnya

5 hari lalu

5 Fakta Menarik tentang Nyamuk, Salah Satunya Dapat Menghisap Darah hingga 3 Kali Beratnya

Meski mengganggu kenyamanan, nyamuk ternyata memiliki sejumlah fakta manarik. Berikut lima fakta menarik tentang nyamuk.


Studi Terbaru Ungkap Manusia Bisa Hidup 150 Tahun Lebih

6 hari lalu

Studi Terbaru Ungkap Manusia Bisa Hidup 150 Tahun Lebih

Studi yang dilakukan profesor di Institut Teknologi Federal Swiss menunjukkan manusia bisa bertahan hidup sampai 150 tahun lebih.


Peneliti Pertanian Muda dari BRIN Dapat Penghargaan di Jepang

10 hari lalu

Peneliti Pertanian Muda dari BRIN Dapat Penghargaan di Jepang

Selain Amanda, dua peneliti muda dari Madagaskar dan Meksiko juga mendapat penghargaan yang sama. Terima hadiah uang tunai sebesar US$5.000.


Makna Alquran Surah Al-Hujurat ayat 13 yang Dilantunkan Ghanim Al Muftah Saat Pembukaan Piala Dunia 2022

10 hari lalu

Makna Alquran Surah Al-Hujurat ayat 13 yang Dilantunkan Ghanim Al Muftah Saat Pembukaan Piala Dunia 2022

Pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar lalu menampilkan Ghanim Al Muftah yang melantunkan ayat suci Alquran surah Al-Hujurat ayat 13. Apa maknanya?


Kerja Sama dengan Kampus Rusia, Peneliti BRIN Bisa Studi S-3 Nuklir Berbasis Riset

11 hari lalu

Kerja Sama dengan Kampus Rusia, Peneliti BRIN Bisa Studi S-3 Nuklir Berbasis Riset

Untuk tahun ini, sebanyak enam peneliti BRIN terpilih sebagai mahasiswa kampus Tomsk Polytechnic University (TPU) Rusia.


Nasa Sebut Manusia Bisa Hidup di Bulan Sebelum 2030

13 hari lalu

Nasa Sebut Manusia Bisa Hidup di Bulan Sebelum 2030

Pejabat NASA yakin manusia dapat hidup di Bulan sebelum akhir dekade ini.


Jenis Luka Berlainan, Berbeda Pula Cara Mengobatinya

17 hari lalu

Jenis Luka Berlainan, Berbeda Pula Cara Mengobatinya

Luka digolongkan menjadi dua jenis, minor dan kronis


Teliti Daging Buatan dari Limbah Kedelai, Dosen UGM Raih Penghargaan Young Scientist Award

18 hari lalu

Teliti Daging Buatan dari Limbah Kedelai, Dosen UGM Raih Penghargaan Young Scientist Award

Penghargaan kepada dosen UGM ini diberikan pada 21th World Congress of Food Science and Technology 2022 di Singapura.