Bos Huawei: Android Bisa Kehilangan 700 Juta Pemakai, Jika...

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Huawei Vs Google. REUTERS/Dave Paresh/Philippe Wojazer

    Huawei Vs Google. REUTERS/Dave Paresh/Philippe Wojazer

    TEMPO.CO, Jakarta - Sanksi yang dijatuhkan Pemerintah AS terhadap Huawei karena dinilai dimanfaatkan Cina untuk memata-matai Amerika, akan berdampak pada Google, kata bos Huawei, Ren Zhengfei.

    Google, sebagaimana perusahaan AS lain yang dilarang melakukan bisnis dengan Huawei, bisa kehilangan 700 juta pengguna Android yang selama ini memakai produk Huawei.

    Baca juga: Perusahaan Chip AS Tetap Menjual Produk ke Huawei, Ini Caranya

    Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, Ren Zhengfei, pendiri dan CEO Huawei mengklaim bahwa Google akan kehilangan ratusan juta juta pengguna jika Huawei meninggalkan Android. Dia mengatakan bahwa Huawei dan Google akan "selalu berada di jalur minat yang sama, dan jika kita tidak menggunakan sistem operasi Google, Google akan kehilangan 700-800 juta pengguna di masa mendatang."

    Dia menambahkan bahwa Huawei tidak ingin mengganti OS Android  karena itu akan memperlambat pertumbuhan. Tetapi jika mereka sampai pada titik itu, Huawei memiliki sistem sendiri untuk menggantikan dan akan kembali tumbuh.

    Zhengfei mengatakan, OS HongMeng atau Oak siap untuk dirilis pada akhir September atau Oktober dan pada awalnya akan fokus pada perangkat kelas menengah, seperti yang dilaporkan.

    Dalam pengujian yang baru-baru ini dilakukan terhadap sistem operasi seluler Huawei sendiri, di mana merek-merek Cina lainnya seperti Vivo dan Oppo juga berpartisipasi, diklaim bahwa OS HongMeng sekitar 60 persen lebih cepat daripada Android. Ada laporan yang mengklaim bahwa Huawei dalam pembicaraan dengan Sailfish OS dan Avrora OS Rusia sebagai pengganti yang mungkin untuk Android.

    HongMeng dari Huawei akan kompatibel dengan semua aplikasi Android dan juga dapat dikompilasi ulang untuk meningkatkan kinerja, seperti Chrome OS. Jika Huawei menggantikan OS Android dan meyakinkan pabrikan smartphone Cina lainnya untuk menggunakan sistem operasinya, itu bisa menjadi ancaman besar bagi monopoli Google di pasar ponsel pintar dengan OS Android.

    Baca juga: Pendiri Akui Larangan Amerika Serikat Berdampak Parah ke Huawei

    Departemen Perdagangan AS meredakan larangan tersebut dan memberikan waktu 90 hari untuk menyelesaikan dengan perusahaan lain sebelum larangan tersebut diberlakukan.

    Belum jelas apakah ancaman Zhengfei bisa menjadi kenyataan, namun yang jelas pendapatan Huawei turun sebesar $ 30 miliar akibat boikot Amerika ini.

    CNBC | GIZMOCHINA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Kartel Harga Tiket Pesawat Siap Disidangkan

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha menduga mahalnya harga tiket pesawat disebabkan pasar oligopolistik. Citilink dan Lion Air diduga terlibat.