Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Istana Kuno di Waduk Kering Irak

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Pemandangan udara Istana Kemune dari barat, dekat Sungai Tigris di Irak. (Kredit: Universitas Tubingen /   Organisasi Arkeologi Kurdistan/ Livescience)

    Pemandangan udara Istana Kemune dari barat, dekat Sungai Tigris di Irak. (Kredit: Universitas Tubingen / Organisasi Arkeologi Kurdistan/ Livescience)

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang penemuan istana di waduk kering. Reruntuhan istana dan kota kuno yang berasal dari Zaman Perunggu tiba-tiba muncul ketika musim panas membuat waduk Mosul di Irak mengering.

    Baca: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: WhatsApp Dirut Tempo Dibajak

    Selain itu, CEO Samsung Electronics DJ Koh, dengan jujur berbicara tentang kecelakaan Galaxy Fold. "Itu memalukan," katanya dalam pertemuan dengan sekelompok jurnalis di Korea Selatan.

    Juga, tim mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Autonomous Marine Vehicle Team UI (AMV UI) meraih juara pada ajang kompetisi robot kapal internasional bertajuk “12th AUVSI Roboboat International” yang diselenggarakan di Florida, Amerika, pada 17-23 Juni 2019.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Waduk Ini Kering, Munculah Istana dari Abad ke-15 SM

    Pemandangan udara Istana Kemune dari barat, dekat Sungai Tigris di Irak. (Kredit: Universitas Tubingen / Organisasi Arkeologi Kurdistan/ Livescience)

    Reruntuhan istana dan kota kuno yang berasal dari Zaman Perunggu tiba-tiba muncul ketika musim panas membuat waduk Mosul di Irak mengering.

    Reruntuhan ini termasuk sebuah istana dengan tembok setinggi 7 meter, yang di dalamnya terdapat sejumlah ruangan dengan dekorasi lukisan mural.

    Para arkeolog menduga situs Kemune berasal dari masa Kekaisaran Mittani, sebuah kerajaan di Timur Tengah yang memerintah sebagian dari Suriah dan Mesopotamia utara dari abad ke-15 hingga abad ke-14 SM. Hanya tiga situs lain dari periode ini yang dihubungkan dengan istana Mittani, dan semuanya ditemukan di luar kekaisaran.

    Kemune sendiri menawarkan wawasan tentang kehidupan di pusat kerajaan, demikian kata arkeolog yang dalam siaran pers Universitas Tubingen, Jerman, 27 Juni 2019.

    2. Bos Samsung: Kejadian Galaxy Fold Memalukan

    Ponsel pintar baru, Samsung Galaxy Fold saat diperkenalkan pertama kali di San Francisco, California, AS, 20 Februari 2019. Galaxy Fold tersedia dalam empat varian warna, yakni hitam, silver, hijau, dan biru. Galaxy Fold dikabarkan akan dibanderol mulai 1.980 dollar AS atau sekitar Rp 27,8 jutaan. REUTERS/Stephen Nellis

    Dalam pertemuan dengan sekelompok jurnalis di Korea Selatan, CEO Samsung Electronics DJ Koh, dengan jujur berbicara tentang kecelakaan perangkat keras terbaru perusahaan yang terjadi pada smartphone lipatnya, Galaxy Fold.

    "Itu memalukan," katanya kepada wartawan, seperti dikutip The Independent, Senin, 1 Juli 2019. "Aku mendorongnya sebelum siap."

    Setelah bertahun-tahun melakukan inovasi, Samsung cukup berhasil melompat dengan Galaxy Fold. Perusahaan ingin menjadi produsen besar pertama yang memasarkan ponsel dengan desain ulang paling radikal dalam satu dekade.

    3. Mahasiswa UI Peringkat Tiga Dunia Kompetisi Robot Kapal

    Tim AMV UI berhasil meraih juara tiga dunia ajang kompetisi robot kapal di Florida, Amerika pada 17-23 Juni 2019. Kredit: Humas UI

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Autonomous Marine Vehicle Team UI (AMV UI) meraih juara pada ajang kompetisi robot kapal internasional bertajuk “12th AUVSI Roboboat International” yang diselenggarakan di Florida, Amerika, pada 17-23 Juni 2019.

    Juru bicara UI, Rifelly Dewi Astuti, mengatakan tim AMV UI berhasil meraih juara tiga dunia dengan mempertandingkan karya inovasi mahasiswa terkait Autonomous Surface Vehicle(ASV) berupa robot kapal atau juga dikenal sebagai kapal tanpa awak yang mampu bergerak otomatis tanpa campur tangan manusia untuk patroli teritorial lautan yang sulit dimonitor oleh pemerintah.

    "Pada kompetisi ini peserta harus mampu melakukan beberapa misi, yakni Navigation Test, Speed Challange, Find the Path, Raise the Flag, dan Automated Docking," ujar Rifelly melalui keterangan tertulis, Selasa, 2 Juli 2019.

    Selain tiga berita terpopuler di atas, Anda bisa membaca berita hari ini seputar sains dan teknologi hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.