Sasar Vlogger, Canon PowerShoot G7X Mark III Mampu Rekam Video 4K

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Canon PowerShot G7 X. Kredit: TechRadar

    Canon PowerShot G7 X. Kredit: TechRadar

    TEMPO.CO, Jakarta - Kamera andalan para vlogger Canon PowerShoot G7X segera meluncurkan versi terbarunya, Canon PowerShoot G7X Mark III, yang memiliki kemampuan merekam video dengan kualitas hingga 4K.

    Baca: Canon EOS R, Kamera Pertama Canon dengan Sensor CMSO 30,3 MP

    Dilansir dari Tech Radar, kehadiran Canon PowerShoot G7X Mark III semakin mempermudah kinerja para vlogger untuk membuat video. Kamera ini menjadi produk Canon pertama yang bisa digunakan untuk livestreaming langsung ke Youtube serta memiliki fitur pre-record sebelum melakukan prosesi rekaman.

    Dengan kecanggihan mesin DIGIC8, kamera ini memiliki kualitas 4K hingga 30p tanpa dipotong, dan kualitas 100/120p untuk slow-motion secara HD.

    Tidak hanya itu, pengambilan gambar ketika sedang rekaman dalam kualitas 4K dapat dilakukan dalam mode HDR. Fitur time lapse seperti Star Mode dan Star Trials tetap dipertahankan.

    Tampilan baru yang diberikan Canon PowerShoot G7X Mark III juga terletak pada tingkatan ISO125 hingga ISO25,600. Ada juga pengaturan Raw Shooting 30fps yang dapat memberikan ruang penyimpanan memori yang efisien seperti EOS M50.

    Kini kekuatan baterai akan bertahan hingga 265 pengambilan gambar dan pengisian daya ulang dapat dilakukan melalui kabel USB kamera. Pengambilan gambar panorama secara vertikal maupun horizontal juga semakin baik dengan fokus hingga 100 frame dengan peningkatan daya Auto Lighting Optimizer.

    Harga yang ditawarkan Canon PowerShoot G7X Mark III berkisar $749 (setara Rp 10.500.000), tetapi belum dapat dipastikan kapan kamera poket tersebut hadir di Indonesia.

    TECH RADAR | CAECILIA EERSTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.