Vivo S1 Punya Kamera Depan 32 MP dan Screen Touch ID

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vivo S1. TEMPO/Khory

    Vivo S1. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Smartphone terbaru Vivo S1 resmi di Indonesia. Smartphone tersebut dibekali dengan kamera depan 32 megapiksel (MP) dan Screen Touch ID atau sensor sidik jari di bagian layar.

    "Kami memasang resolusi 32 MP untuk kamera depan, yang membuat hasil gambar lebih jernih dan detail. Guratan muka dan face tone cukup detail, kami juga menggunakan AI yang selalu belajar untuk update. AI kami bisa mengenai anatomi wajah dan menambahkan AI Stiker," ujar Senior Product Manager Vivo Mobile Indonesia Yoga Samiaji di Ballroom The Westin, Jakarta Selatan, Selasa, 16 Juli 2019.

    Vivo S1 hadir dengan RAM/memori internal 4 gigabita (GB)/128 GB yang bisa diperkuas dengan microSD 256 GB, kapasitas tersebut bisa memenuhi sekitar 100 HD Movie, 750 aplikasi dan 38.000 foto. Vivo S1 juga dipersenjatai chipset besutan MediaTek, Helio P65.

    Selain itu, Vivo S1 dibekali kapasitas daya baterai 4.500 mAh dengan dual fast charging, dan sudah menggunakan user interface Fun Touch 9.0 berbasis sistem operasi Android 9.0 atau Pie.

    "Sedang kamera belakang dipasang tiga, dengan sensor masing-masing 16 MP sensor utama, 8 MP sensor wide-angle dan 2 MP untuk efek bokeh," tutur Yoga. "Sensor utama menggunakan Sony IMX 499 Sensor, sehingga memiliki ketajaman yang jernih."

    Selain itu, Yoga melanjutkan, ditambah dengan AI super wide-angle camera 120 derajat yang membuat gambar lebih lengkap dan detail, serta sudah dipasang AI Portrait Lighting yang memiliki pilihan efek studio foto sesuai keinginan.

    Vivo S1 memiliki layar berukuran 6,38 inci Super AMOLED dengan resolusi 2340x1080 piksel Full HD+, aspek rasio 19,5:9, dan screen-to-body ratio 90 persen, yang membuat pengguna menikmati tampilan layar yang luas. "Kami pasang juga Screen Touch ID sebagai alat keamanan, kami menjadi pionir yang membawa fitur ini. Fitur ini meningkatkan keamanan sekitar 90 persen," tutur Yoga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.