Gempa Berkekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Pangandaran

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pusat gempa tektonik bermagnitudo 4,7 di wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis 21 Maret 2019. (BMKG)

    Pusat gempa tektonik bermagnitudo 4,7 di wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis 21 Maret 2019. (BMKG)

    TEMPO.CO, JakartaGempa tektonik bermagnitudo 4,9 mengguncang daerah Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu, 27 Juli 2019. Kejadiannya pada pukul 10.44 WIB. Gempa itu tidak menimbulkan tsunami.

    Kepala BMKG Bandung Tony Agus Wijaya menginformasikan, analisis BMKG menunjukkan pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8.41 LS - 108.43 BT. “Tepatnya berada di laut pada jarak 78 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran,” katanya Sabtu, 27 Juli 2019. Pusat gempa berkedalaman 12 kilometer.

    Gempa bumi yang tergolong dangkal itu terjadi akibat aktivitas Zona Subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyelusup menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

    Dampak gempa yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan  BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangannya terasa  di wilayah Pangandaran. Skala intensitasnya mencapai III MMI.

    Gempa itu juga terasa di Cilacap, Jawa Tengah dengan skala intensitas II MMI.  Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa.

    Hingga pukul 11.05 WIB tidak ada gempa susulan. BMKG meminta masyarakat tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.