WhatsApp Hadirkan Fitur Baru untuk Identifikasi Pesan Viral

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi video viral. shutterstock.com

    Ilustrasi video viral. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Aplikasi pesan WhatsApp telah meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengidentifikasi pesan yang mereka terima telah diteruskan lebih dari lima kali, biasa dsebut pesan viral.

    Fitur tersebut tersedia di WhatsApp Android atau pun iOS. "Kami baru-baru ini mengenalkan pembaruan pada label pesan yang diteruskan, kami membantu mengidentifikasi berapa kali pesan yang diteruskan kepada pengguna, seperti pesan berantai," ujar juru bicara WhatsApp, seperti dikutip laman Timesofindia, baru-baru ini.

    Pesan yang diteruskan ini akan ditandai dengan ikon panah ganda, dan pengguna akan menerima pemberitahuan ketika mereka meneruskan pesan seperti itu. Panah ganda akan muncul untuk pesan yang diteruskan lebih dari lima kali.

    Namun, aplikasi besutan Facebook itu tidak akan memberikan informasikan berapa kali tepatnya pesan telah diteruskan. Dan, menurut WhatsApp, informasi berapa kali pesan telah diteruskan akan di-enkripsi end-to-end.

    "Selain itu, pesan teks yang panjang, seperti pesan berantai, akan terpotong sehingga pengguna harus mengetuk untuk melihat pesan lengkap. Kami pikir ini akan mengurangi frustrasi penerima pesan seperti dalam obrolan grup," kata WhatsApp.

    Fitur ini dimaksudkan untuk mengekang informasi yang salah. Fitur ini merupakan tambahan pembaruan yang diluncurkan WhatsApp pada Juli 2018, ketika pertama kali mulai menguji penerusan pesan.

    WhatsApp beberapa bulan lalu menetapkan maksimal lima kali pesan diteruskan dan menghapus tombol diteruskan di sebelah pesan, katika sudah diteruskan lima kali.

    TIMESOFINDIA | WABETAINFO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.