Rektor UGM: Rektor Asing Tidak Jaminan Peringkat PTN Akan Naik

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panut Mulyono terpilih sebagai Rektor UGM, Senin, 17 April 2017. (facebook.com)

    Panut Mulyono terpilih sebagai Rektor UGM, Senin, 17 April 2017. (facebook.com)

    TEMPO.CO, Jakarta -  Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Panut Mulyono menilai keberadaan rektor asing tidak menjamin sebuah perguruan tinggi negeri dapat langsung berada di peringkat terbaik universitas dunia, karena masalah akademis di luar negeri berbeda dengan di Indonesia.

    Untuk membawa PTN ke peringkat terbaik dunia, menurut Panut, lebih baik dilakukan oleh profesor dan dosen dari dalam negeri sendiri.

    "Saya kira problematika kita berbeda dengan problematika di negara-negara maju. Kalau untuk membawa lingkungan perguruan tinggi kita ke dunia yang lebih luas, itu lebih baik menurut saya adalah orang-orang dari kita," kata Panut seusai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jakarta, Rabu, 7 Agustus 2019.

    Panut menegaskan yang terpenting dilakukan saat ini adalah meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di dalam negeri dengan mendorong PTN untuk bekerja optimal supaya masuk dalam daftar peringkat universitas terbaik dunia.

    Kriteria bagi PTN untuk dapat masuk daftar peringkat terbaik dunia pun sudah jelas, antara lain diukur dari banyaknya publikasi jurnal terindeks internasional, jumlah sitasi dan lulusan yang diterima di perusahaan ternama.

    "Peringkat dunia itu kan diukur dari prestasi yang dicapai oleh perguruan tinggi. Jadi prinsipnya ya bagaimana kita ini meningkatkan kualitas pendidikan tinggi kita, bahwa untuk ranking dunia kriterianya adalah jumlah publikasi, jumlah sitasi, kemudian juga income dari industri," katanya.

    Publikasi tahunan terhadap peringkat universitas dunia biasanya mengacu pada Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings dan Times Higher Education (THE) World University Rankings.

    Berdasarkan QS World University Rankings tahun 2019/2020 PTN yang paling baik masuk dalam daftar berada di peringkat 296 yakni Universitas Indonesia (UI), diikuti Universitas Gadjah Mada (UGM) di peringkat 320 dan Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat 331 dunia. Sementara menurut THE World University Rankings, UI berada di urutan 600-800 dunia diikuti ITB di peringkat 801-1000 dunia.

    Berita lain terkait rencana pemerintah mendatangkan rektor asing, bisa Anda simak di Tempo.co.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.