Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Obat Kanker Bajakah, Gempa Jembrana

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (tengah) didampingi Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (kiri) berfoto bersama tiga pelajar SMAN-2 Palangka Raya yang menemukan obat kanker dari tanaman di provinsi setempat, usai melakukan audiensi mengenai temuan tersebut di Istana Isen Mulang, Selasa (13/8/19). (FOTO ANTARA/Adi Wibowo)

    Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (tengah) didampingi Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (kiri) berfoto bersama tiga pelajar SMAN-2 Palangka Raya yang menemukan obat kanker dari tanaman di provinsi setempat, usai melakukan audiensi mengenai temuan tersebut di Istana Isen Mulang, Selasa (13/8/19). (FOTO ANTARA/Adi Wibowo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang obat kanker Bajakah. Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, mengatakan, dalam waktu dekat ini segera mematenkan obat kanker Bajakah temuan tiga siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Palangka Raya bernama Yazid, Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani.

    Selain itu, NASA tampaknya perlu mempertimbangkan misi penjelajahan mereka ke Mars pada pertengahan 2030, karena sebuah penelitian menemukan fakta mengenai efek radiasi luar angkasa yang dapat berpengaruh pada jaringan otak astronot.

    Juga, selama dua hari berturut-turut, wilayah Kabupaten Jembrana, Bali, diguncang gempa tektonik. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,6 mengguncang Selasa petang, 13 Agustus 2019, pukul 17.21 WIB (18.21 WITA).

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Paten Obat Kanker Bajakah, Gubernur: Biar Tak Diaku Negara Lain

    Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (tengah) didampingi Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (kiri) berfoto bersama tiga pelajar SMAN-2 Palangka Raya yang menemukan obat kanker dari tanaman di provinsi setempat, usai melakukan audiensi mengenai temuan tersebut di Istana Isen Mulang, Selasa (13/8/19). (FOTO ANTARA/Adi Wibowo)

    Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, mengatakan dalam waktu dekat ini segera mematenkan obat kanker Bajakah temuan tiga siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Palangka Raya bernama Yazid, Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani.

    "Obat kanker yang ditemukan tiga pelajar dari SMA 2 Palangka Raya itu segera dipatenkan, bahwasanya obat dari tumbuhan yang mereka olah dari batang pohon tersebut takutnya kalau tidak dipatenkan diambil oleh negara lain," kata Sugianto Sabran usai bertemu tiga siswa tersebut di Palangka Raya, Selasa, 13 Agustus 2019.

    Sugianto mengatakan, obat kanker dari keanekaragaman hayati di provinsi itu juga sudah terbukti bisa menyembuhkan seseorang warga yang menderita penyakit kanker.

    2. Radiasi Luar Angkasa Rusak Otak Astronaut, Misi Mars NASA Batal?

    Gelombang Kosmik, Ancaman Terbesar Astronaut

    NASA tampaknya perlu mempertimbangkan misi penjelajahan mereka ke Mars pada pertengahan 2030, karena sebuah penelitian menemukan fakta mengenai efek radiasi luar angkasa yang dapat berpengaruh pada jaringan otak astronot.

    Penelitian yang dilakukan oleh Charles Limoli bersama Munjal Acharya dan Janet Baulch dari Departemen Onkologi Radiasi Univerisitas California, Irvin (UCI), serta Peter Klein dari Departemen Bedah Saraf Universitas Stanford menggunakan fasilitas iradiasi neutron terbaru ketika melakukan penelitian terhadap tikus, menemukan efek dan tingkat radiasi luar angkasa bagi otak.

    "Dengan menggunakan fasilitas iradiasi neutron dengan dosis rendah, kami telah menemukan fakta bahwa paparan dosis rendah menghasilkan komplikasi neurokognitif serius yang terkait dengan gangguan transmisi saraf," ujar Charles Limoli

    3. Jembrana Kembali Diguncang Gempa, Skala Magnitudo 4,6

    Gempa di Jembrana, Bali, 12 Agustus 2019. (BMKG)

    Selama dua hari berturut-turut, wilayah Kabupaten Jembrana, Bali diguncang gempa tektonik. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,6 mengguncang Selasa petang, 13 Agustus 2019, pukul 17.21 WIB (18.21 WITA). Potensi tsunami dilaporkan nihil.

    Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono lewat keterangan tertulis menyatakan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,0. “Hasil pemutakhiran datanya menjadi magnitude 4,6,” katanya, Selasa, 13 Agustus 2019.

    Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,83 LS dan 114 BT. Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 176 kilometer arah barat daya Kota Negara, Kabupaten Jembrana, pada kedalaman 39 kilometer

    Selain tiga berita terpopuler di atas, Anda bisa membaca berita hari ini seputar sains dan teknologi hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.